Faroh, Nailil
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KONSTRUKTIVISME PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DASAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA Faroh, Nailil
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.376 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul berbasis konstruktivisme pada mata kuliah Matematika Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D rancangan Thiagarajan, Semmel, dan Semmel yang terdiri atas 4 tahap yang disederhanakan menjadi 3 tahap meliputi: pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Qomaruddin Gresik. Hasil penelitian pengembangan ini menunjukan bahwa pengembangan modul berbasis konstruktivisme pada mata kuliah matematika dasar dinyatakan valid. Hal ini ditunjukkan hasil rata-rata validator adalah 3,75 dengan skala 5, atau modul berada pada kategori baik. Hasil pengembangan modul berbasis konstruktivisme pada mata kuliah matematika dasar bersifat praktis dengan nilai rata-rata skor angket respon mahasiswa terhadap modul adalah 4,29 atau pada kategori sangat baik. Pembelajaran pada mata kuliah matematika dasar menggunakan modul berbasis konstruktivisme efektif. Hal ini ditunjukkan dengan hasil prestasi belajar mahasiswa dapat melebihi standar nilai 65 dan proporsi ketuntasan mencapai 80% atau tuntas secara klasikal.
Pemanfaatan TIK Guna Menunjang Karakter Kemandirian dan Pemecahan Masalah Matematika dengan Model MMP Faroh, Nailil
Zeta - Math Journal Vol 3 No 1 (2017): Mei
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6961.75 KB) | DOI: 10.31102/zeta.2017.3.1.22-26

Abstract

Pada kurikulum 2013 pelajaran TIK dihilangkan dan terintegrasi pada setiap mata pelajaran. Ini menjadi tantangan bagi guru matematika supaya kompetensi TIK siswa tetap ditanamkan di sekolah meskipun pelajaran TIK telah dihilangkan.Skenario pemanfaatan TIK dengan model Missouri Mathematics Project yaitu siswa diberi tugas terstruktur dengan memanfaatkan TIK pada setiap pertemuan, supaya kemandirian belajar dan pemecahan masalah siswa meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang valid, implemetasi perangkat pembelajaran yang praktis dan pembelajaran yang efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Borg and Gall (1983). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah silabus, RPP, buku siswa, LKS, dan TKPM.Kevalidan perangkat pembelajaran ditentukan berdasarkan validasi tim ahli dan teman sejawat. Kepraktisan diperoleh dari penerapan perangkat pembelajaran pada kelas terbatas dengan mengamati kemampuan guru mengelola kelas dan melihat respon siswa terhadap pembelajaran. Keefektifan pembelajaran didapatkan dengan melakukan ujicoba perangkat pada kelas eksperimen yaitu pada kelas VIIIB SMP Nurul Islam Semarang.Cara pengambilan data dengan dokumen, angket, observasi, wawancara, dan tes.Pengolahan data uji efektifitas dengan uji ketuntasan, uji pengaruh, uji banding, dan uji peningkatan.Hasil penelitian menunjukkan:(1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan skor silabus 4.13, RPP 4.13, Buku Siswa 4.15, LKS 4.13, dengan skor tertinggi 5 sedangkan TKPM memenuhi kriteria valid; (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis karena respon positif siswa83,10 % dan skor kemampuan guru mengelola kelas 4,26 dari skor tertinggi 5; (3) pembelajaran matematika dinyatakan efektif karena rataan hasil kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen 77,33 melebihi KKM=70, rataan kelas ekperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, terdapat pengaruh positif antara kemandirian belajar dan keterampilan pemecahan masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah yang ditunjukkan dengan persamaan regresi Y ̂=30,072+5,439x_1+8,753x_2 dengan nilai pengaruh 79%, serta terdapat peningkatan kemandirian belajar, keterampilan pemecahan masalah, dan kemampuan pemecahan masalah.