Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Akuntansi Pertanggungjawaban Dalam Penilaian Kinerja Manager Pusat Pendapatan Pada PT Pengerukan Indonesia Silvan, Andi
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi pertanggungjawaban merupakan suatu sistem akuntansi yang terdiri dari berbagai pusat pertanggungjawaban yang ada di perusahaan. Penerapan akuntansi pertanggungjawabanyang baik akan membantu manajemen perusahaan untuk menilai kinerja setiap pusat pertanggungjawaban dalampencapaian tujuan perusahaan. Suatu perusahaan membutuhkan sebuah unit kerja atau bagian yang berperan sebagai pusat pendapatan untuk meningkatkan pendapatan pada perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi akuntansi pertanggungjawaban sebagai penilaian kinerja manajer pusat pendapatan pada PT Pengerukan Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Objek penelitian ini adalah PT Pengerukan Indonesia khususnya Pusat Pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT Pengerukan Indonesia telah menerapkan akuntansi pertanggungjawaban. Penerapan akuntansi pertanggungjawaban dapat dilihat dari adanya pembentukan struktur organisasi,proses penyusunan target penjualan, penyusunan laporan pertanggungjawaban dan penilaian prestasi. Proses penyusunan target penjualan tidak diikuti oleh manajer pusat pendapatan secara langsung tetapi target penjualan yang telah disepakatidapat dijadikan acuan sebagai penilaian kinerja manajer pusat pendapatan dan dibentuknya struktur organisasi juga untuk mempermudah manajemen dalam melakukan pengawasan terhadap setiap bidang yang ada terutama pada pusat pendapatan mengenai tercapainya atau tidak tercapainya target penjualan selama 2010-2021. Kata kunci: Akuntansi Pertanggungjawaban, Pusat Pendapatan, Penilaian Kinerja. Abstract Responsibility accounting is an accounting system that consists of various responsibility centers in the company. The application of good responsibility accounting will help company management to assess the performance of each responsibility center in achieving company goals. A company needs a work unit or section that acts as a revenue center to increase revenue for the company. The purpose of this study was to determine the implementation of responsibility accounting as a performance appraisal of revenue center managers at PT Pengerukan Indonesia. This research is a type of qualitative research using descriptive analytical method. The object of this research is PT Pengerukan Indonesia, especially the Revenue Center. The results of this study indicate that PT Pengerukan Indonesia has implemented responsibility accounting. The application of responsibility accounting can be seen from the formation of organizational structure, the process of preparing sales targets, preparing accountability reports and evaluating achievements. The process of setting sales targets is not followed by the revenue center manager directly, but the sales targets that have been agreed upon can be used as a reference as a performance appraisal of the revenue center manager and the formation of an organizational structure as well as to facilitate management in supervising each existing field, especially in the revenue center regarding the achievement or failure to achieve sales targets for 2010-2021. Keywords: Responsibility Accounting, Revenue Center, Performance Assessment.
Pengaruh Beban Usaha dan Pendapatan Terhadap Sisa Hasil Usaha Sebelum Pajak (Studi Pada Koperasi Karyawan Kelompok Gobel Jakarta) Silvan, Andi
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan hasil informasi hubungan dan pengaruh beban usaha dan pendapatan terhadap sisa hasil usaha sebelum pajak secara parsial maupun simultan. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan per triwulan selama 8 tahun dari tahun 2013-2020 yang bersumber dari Koperasi Karyawan Kelompok Gobel Jakarta. Hasil penelitian ini diperoleh persamaan regresi linier berganda Y = 371,072 + (-0,092X1) + 0,076X2 + e. Berdasarkan uji koefisien korelasi diperoleh nilai R = 0,715 yang menyatakan bahwa secara simultan terdapat hubungan yang kuat antara variabel beban usaha dan pendapatan terhadap variabel sisa hasil usaha. Nilai koefisien determinasi (KD) = 0,511 atau 51,1% yang artinya beban usaha dan pendapatan berpengaruh 51,1% terhadap sisa hasil usaha sebelum pajak dan 48,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Pada hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial tidak terdapat hubungan yang signifikan dan tidak searah antara beban usaha terhadap sisa hasil usaha sebelum pajak dengan nilai t-hitung = - 0,221 < t-tabel = -2,04523 dan nilai taraf signifikansi 0,826 > 0,05, dan secara parsial terdapat hubungan yang signifikan dan searah antara pendapatan terhadap sisa hasil usaha sebelum pajak dengan nilai t-hitung = 3,794 > t-tabel = 2,04523 dan nilai taraf signifikansi 0,001 < 0,05, serta secara simultan terdapat hubungan dan pengaruh yang signifikan antara beban usaha dan pendapatan terhadap sisa hasil usaha sebelum pajak dengan nilai F-hitung = 15,175 > F-tabel = 3,33 dan nilai sig 0,000 < 0,05. Dengan demikian penelitian ini telah menghasilkan informasi mengenai terdapat hubungan dan pengaruh yang signifikan antara beban usaha dan pendapatan terhadap sisa hasil usaha sebelum pajak. Kata kunci : Beban Usaha, Pendapatan, Sisa Hasil Usaha Sebelum Pajak. Abstract This study aims to provide information on the relationship and effect of operating expenses and income on the remaining operating results before tax partially or simultaneously. The data used is secondary data in the form of quarterly financial reports for 8 years from 2013-2020 sourced from the Jakarta Gobel Group Employee Cooperative. The results of this study obtained multiple linear regressionequation Y = 371.072 + (-0.092X1) + 0.076X2 + e. Based on the correlation coefficient test, the value of R = 0.715 which states that simultaneously there is a strong relationship between the operating expenses and income variables on the residual operating income variable. The value of the coefficient of determination (KD) = 0.511 or 51.1%, which means that operating expenses and income affect 51.1% of the remaining operating results before tax and 48.9% is influenced by other variables not examined. The results of hypothesis testing indicate that partially there is no significant and unidirectional relationship between operating expenses and the remaining operating income before tax with a t-count value = - 0.221 < t-table = -2.04523 and a significance level value of 0.826 > 0, 05, and partially there is a significant and unidirectional relationship between income and the remaining operating results before tax with a t-count value = 3.794 > t-table = 2.04523 and a significance level value of 0.001 < 0.05, and simultaneously there is a relationship and significant influence between operating expenses and income on the remaining operating results before tax with a value of F-count = 15.175 > F-table = 3.33 and sig value of 0.000 <0.05. Thus, this research has resulted in information regarding there is a significant relationship and influence between operating expenses and income on the remaining operating results before tax. Keywords: Operating Expenses, Income, Remaining Operating Results Before Tax.