This Author published in this journals
All Journal JURNAL AKUNIDA
Sariningsih, Wiwik
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FIRM SIZE, PROFITABILITAS, LEVERAGE, JENIS PERUSAHAAN AUDIT, JENIS INDUSTRI, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SEBAGAI DETERMINAN PENGUNGKAPAN MODAL INTELEKTUAL (ICD) Sariningsih, Wiwik; Saputro, Facruddin Edi
Jurnal Akunida Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jakd.v6i2.3564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji determinan (faktor-faktor penentu) pengungkapan modal intelektual. Firm size, profitabilitas, leverage, jenis perusahaan audit, jenis industri, penelitian dan pengembangan digunakan dalam penelitian ini sebagai determinan pengungkapan modal intelektual. Penelitian ini menggunakan populasi seluruh perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk menentukan sampel yang akan digunakan dan menghasilkan sampel akhir berjumlah 276 perusahaan yang meliputi berbagai sektor perusahaan. Setelah dilakukan outlier data menghasilkan 261 perusahaan yang dijadikan sampel. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan IBM SPSS statistic. Uji asumsi klasik telah dilakukan sebelum uji analisis regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa firm size, leverage, jenis perusahaan audit, jenis industri, penelitian dan pengembangan berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan modal intelektual.  Variabel profitabilitas menunjukkan hasil yang berbeda. Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap pengungkapan modal intelektual. Penelitian ini juga membuktikan bahwa perusahaan yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Big Four menunjukkan pengungkapan modal intelektual yang lebih banyak. Perusahaan dengan kategori jenis industri (high-IC) intensive industries memiliki pengungkapan modal intelektual lebih banyak. Lebih lanjut, perusahaan yang melakukan penelitian dan pengembangan terbukti lebih banyak melakukan pengungkapan modal intelektual.