Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Dan Budi Pekerti Melalui  Model Pembelajaran Discovery Learning   Pada  Siswa Kelas X-IPA Di SMAN 5 Bekasi Pada Tahun 2017/2018. Subyek penelitian yaitu siswa di X-IPA Di SMAN 5 Bekasi Pada Tahun 2017/2018  yang berjumlah 36 siswa. Sumber data penelitian ini adalah X-IPA Di SMAN 5 Bekasi Pada Tahun 2017/2018, dan kolaborator di SMAN 5 Bekasi.  Peneliti menggunakan teknik dan alat pengumpul data yaitu rubrik. Disamping itu, peneliti juga akan menggunakan lembar observasi. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian yaitu: 1. Rata-rata hasil belajar pendidikan agama dan budi pekerti pada siklus pertama mendapatkan rata-rata 46,26, median 50,00, modus 52, standar deviasi 11,621, varians 135,049, rentang 44, nilai terkecil 25, nilai terbesar 69, dan sum adalah 1573. Jumlah siswa yang mendapatkan nilai sesuai dengan KKM pada siklus 1 adalah 0 % artinya 100 % siswa tidak mendapatkan nilai yang sesuai dengan KKM dan hal ini berarti belum sesuai dengan indikator keberhasilan maka dilanjutkan dengan siklus kedua. 2. Rata-rata hasil belajar pendidikan agama dan budi pekerti pada siklus kedua mendapatkan rata-rata 80,53, median 79,00, modus 75, standar deviasi 5,423, varians 29,408, rentang 19, nilai terkecil 75, nilai terbesar 94, dan sum yaitu 2738. Jumlah siswa yang mendapatkan nilai sesuai dengan KKM pada siklus 2 adalah  100 % siswa. 3. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa melalui model Pembelajaran Discovery Learning  Pada  Siswa Kelas X-IPA Di SMAN 5 Bekasi Pada Tahun 2017/2018, hasil Belajar Pendidikan Agama Dan Budi Pekerti dapat ditingkatkan yaitu 90 persen siswa mendapatkan nilai di atas KKM. Sedangkan 100 persen siswa sudah mencapai nilai di atas KKM. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh peneliti telah berhasil.Â