Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE EFFECT OF HUMAN RESOURCE QUALITY AND UTILIZATION OF INFORMATION TECHNOLOGY ON THE QUALITY OF FINANCIAL ACCOUNTABILITY REPORT WITH INTERNAL CONTROL AS AN INTERVENING VARIABLE (Empirical Study of BOS SMA / SMK Cilegon) Amrullah, Ihsan
JURNAL RISET AKUNTANSI TIRTAYASA Vol 4, No 1 (2019): April
Publisher : Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.598 KB) | DOI: 10.48181/jratirtayasa.v4i1.4946

Abstract

This study aims to examine the effect of the quality of human resources and the use of information technology on the quality of the financial accountability report with internal control as an intervening variable in SMA/ SMK throughout Cilegon City. The population in this study was all educational units with an analysis unit of all the SMA/SMK Cilegon. The sampling in this study are 47 principal and 47 treasurer. The data in this study were analyzed using the Path Analysis using SPSS Ver.22. The results indicate that the quality of human resources doesn’t affected the quality of financial accountability reports, the use of information technology affected the quality of financial accountability reports, the human resources quality doesn’t affected internal control, the use of information technology affected internal control ,Internal control has significant effect the quality of financial accountability reports. In addition, the human resources quality indirectly affected the quality of financial accountability reports through internal control, indirect use of information technology affected the quality of financial accountability reports through internal control. Keywords : Quality of human resources, utilization of information technology,        internal control and quality of financial accountability reports.
KONTROVERSI PEMBERIAN ASIMILASI DAN HAK INTEGRASI DALAM PERMENKUMHAM NOMOR 10 TAHUN 2020 DALAM MENANGGULANGI COVID-19 Amrullah, Ihsan; Wibowo, Padmono
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 5, No 1 (2021): Pebruari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v5i1.2021.59-70

Abstract

Pemberlakuan Permenkumham No. 10 Tahun 2020 Tentang Syarat Pemberian Asimilasi Dan Hak Integrasi Bagi Narapidana Dan Anak Dalam Rangka Pencegahan Dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19 menimbulkan beberapa kontroversi dalam masyarakat, seperti narapidana yang kembali berulah setelah mendapatkan asimilasi dan hak integrasi serta masyarakat yang menganggap bahwa peraturan menteri tersebut lebih berpihak kepada Narapidana Tipikor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum yuridis normatif dan pesifikasi penelitian menggunakan deskriptif analitis untuk menggambarkan suatu kenyataan dan fakta-fakta yang berkaitan dengan pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka penanggulangan dan pencegahan penyebaran covid-19. Kesimpulan dalam penelitian, bahwa kontroversi yang muncul dalam masyarakat terkait penerapan Permenkumham No. 10 Tahun 2020 itu dipengaruhi oleh dua faktor yakni (1) Kurangnya kesadaran hukum masyarakat, sehingga mereka beranggapan bahwa peraturan yang dikeluarkan berpihak pada orang yang memiliki kepentingan; (2) Kurangnya pembimbingan dan pengawasan dari Balai Pemasyarakatan maupun dari pihak kepolisian dalam mengefektifkan penerapan pemberian asimilasi dan hak integrasi dalam rangka menanggulangi dan mencegah penyebaran covid-19.Kata kunci: asimilas, hak integras; kontroversi, narapidana