Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTERACTIVE TEACHING IN WRITING SESSION OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS Wirhayati, Wirhayati
Lexeme : Journal of Linguistics and Applied Linguistics Vol 2, No 1: January 2020
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/lexeme.v2i1.5149

Abstract

Interactive writing is a writing process used to teach students how to write a paragraph. The process involves the sharing of writing between the teacher and students. It can be in a group of students. The purpose of this research was to know the development of writing skill in the students of English Department through interactive method. All participants were the students of the English Department Faculty of Letters of Pamulang University. Interactive writing is an effective method as the teacher role is very important. A Theory used is Brown?s theory (2000). The procedure is to teach students how to write well by allowing them to directly copy the demonstration of the teacher. Interactive writing helps students improve their writing skills as using the same example as the teacher and creates the right mindset for the students to copy the technique of writing a paragraph by the teacher correctly. By directly following the guide of the teacher, the students writing is better than they use their own writing.  As an introduction to writing, interactive writing is a useful and successful technique for teachers to use in teaching the basics.
Interactive Teaching in Writing Session of English Department Students Wirhayati, Wirhayati
Lexeme : Journal of Linguistics and Applied Linguistics Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ljlal.v2i1.6992

Abstract

Interactive writing is a writing process used to teach students how to write a paragraph. The process involves the sharing of writing between the teacher and students. It can be in a group of students. The purpose of this research was to know the development of writing skill in the students of English Department through interactive method. All participants were the students of the English Department Faculty of Letters of Pamulang University. Interactive writing is an effective method as the teacher role is very important. A Theory used is Brown’s theory (2000). The procedure is to teach students how to write well by allowing them to directly copy the demonstration of the teacher. Interactive writing helps students improve their writing skills as using the same example as the teacher and creates the right mindset for the students to copy the technique of writing a paragraph by the teacher correctly. By directly following the guide of the teacher, the students writing is better than they use their own writing.  As an introduction to writing, interactive writing is a useful and successful technique for teachers to use in teaching the basics.
Penggunaan Kata Benda Tunggal dan Jamak Melalui Cerita Bergambar Sari, Anita; Wirhayati, Wirhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.225

Abstract

Penggunaan bahasa Inggris di era modernisasi menjadi kebutuhan tersendiri mulai dari tingkat dasar sampai tingkat atas. Hal itu terlihat dari penerapan bahasa Inggris sejak usia dini dimana otak anak-anak dapat memproses informasi lebih cepat dibandingkan orang dewasa. Akan tetapi siswa memiliki kesulitan dalam mempelajari bahasa Inggris yang bukan merupakan “bahasa ibu” mereka seperti keterbatasan kosakata, kurangnya media pembelajaran dan kurangnya pemahaman struktur kata benda seprti tunggal dan jamak dalam bahasa Inggris. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan melatih siswa SDN 01 Pamulang Timur membandingkan kata benda tunggal dan jamak serta meningkatkan kosakata melalui cerita bergambar. PKM ini melibatkan 25 siswa dengan menggunakan metode bercerita melalui cerita bergambar yang interaktif dan menarik. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan pada tahap pertama 20% atau  5 siswa mendapatkan nilai bagus. Pada tahap kedua terjadi peningkatan menjadi 68% atau 17 siswa mendapat nilai bagus. Pada terakhir peningkatan nilai bertambah 92% atau sekitar 23 siswa mendapatkan nilai bagus. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa penggunaan cerita bergambar dinilai efektif dalam membedakan penggunaan kata benda tunggal dan jamak serta meningkatkan kosakata bahasa Inggris anak.
Pengembangan Keterampilan Bicara Bahasa Inggris Anak Melalui Kegiatan Interaktif dan Menyenangkan Wirhayati, Wirhayati; Sari, Anita
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Januari-Mei
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2768

Abstract

Keterampilan berbicara bahasa Inggris adalah salah satu alat komunikasi penting yang perlu dikuasai sejak dini. Namun, siswa sekolah dasar sering mengalami hambatan seperti kurang percaya diri, takut salah, serta belum memahami pelafalan dan pengejaan kosakata bahasa Inggris. Kondisi ini juga terlihat pada siswa SDN Pamulang Timur yang berlokasi di Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten. Para siswa masih mengalami kesulitan dalam mengucapkan kata sederhana, dan mengekspresikan ide secara lisan. Selain itu, metode pembelajaran yang monoton membuat siswa cepat bosan dan kurang termotivasi untuk mencoba berlatih. Untuk mengatasi hal tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang menerapkan metode fun learning melalui kegiatan bernyanyi, bermain peran, dan permainan edukatif kepada siswa sekolah dasar kususnya siswa kelas 4. Pendekatan ini dirancang agar siswa dapat belajar dengan cara yang menyenangkan, lebih rileks, dan tidak merasa tertekan ketika mencoba mengucapkan atau mengeja kosakata bahasa Inggris. Dari pelaksanaan kegiatan, siswa menunjukkan peningkatan motivasi serta keberanian untuk mencoba berbicara dan mengeja kosakata meskipun masih berada pada tahap awal. Siswa mulai berani mengikuti instruksi serta menunjukkan minat belajar yang lebih baik dibanding sebelumnya. Dengan demikian, kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris pada siswa, serta memberikan motivasi agar mereka terus berkembang melalui latihan yang konsisten. Untuk tercapainya tujuan ini tim PKM memberikan beberapa contoh percakapan Bahasa Inggris sederhana untuk dipraktekan. Selain itu juga ada lagu anak berbahasa Inggris yang menarik bisa dinyanyikan bersama oleh siswa sekolah. Dari hasil pelatihan yang diberikan ditemukan bahwa penggunaan percakapan sederhana dan lagu anak-anak dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa kususnya dalam berbicara dan memberikan rasa percaya diri dalam berkomunikasi dengan lainnya