Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembinaan untuk Mengoptimalkan Hasil Kegiatan Magang Guru Produktif SMK Negeri 3 Magelang Melalui Learning Community Yustiana, Mila
Syntax Idea Vol 2 No 1 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i1.127

Abstract

Pendidikan menengah kejuruan berperan menyiapkan peserta didik agar siap bekerja. Baik membuka lapangan pekerjaan sendiri maupun mengisi lowongan pekerjaan yang ada. SMK sebagai institusi pendidikan, dituntut menghasilkan tamatan sebagaimana yang diharapkan oleh dunia kerja. Maka, dalam upaya memenuhi kebutuhan tersebut, SMK Negeri 3 Magelang ditunjuk oleh pemerintah untuk direvitalisasi. Strategi utama revitalisasi tersebut antara lain membangun relevansi lulusan dengan pasar tenaga kerja. Selain itu perlu adanya penjaminan mutu, yakni standarisasi proses pembelajaran dan sertifikasi keahlian berbasis industri. Untuk itulah guru produktif pengampu mata pelajaran produktif diminta untuk belajar lagi dan melaksanakan magang di DU/DI. Tujuannya, supaya mereka memiliki tambahan keahlian dalam melaksanakan pembelajaran yang bermutu. Magang guru produktif dapat meningkatkan relevansi kompetensi keahlian guru produktif dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di dunia usaha dan dunia industry. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah yaitu melaksanakan pembinaan bagi sekelompok guru di suatu sekolah, melalui beberapa siklus, mengunakan sistem spiral refleksi model Kemmis dan Mc Taggart yang dimodifikasi. Strategi/Metode Kerja/Teknik Pembinaan yang digunakan pada siklus 1 adalah learning community, Observasi-Refleksi-Rekomendasi, dan Focused Group Discussion, sedangkan pada siklus 2 adalah learning community, metode Delphi, Observasi-Refleksi-Rekomendasi, dan Focused Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pembinaan, kinerja guru dalam melaksanakan learning community, aktif menuliskan hasil Focused Group Discussion, membuat RPP berbasis materi hasil kegiatan magang, membuat materi pelajaran berbasis materi hasil kegiatan magang, dan membuat penilaian pembelajaran berbasis hasil kegiatan magang, sudah menunjukkan adanya peningkatan, dari siklus I ke siklus II. Siklus II mengakhiri pembinaan, dengan indikator keaktifan guru telah diatas 80.00% dan skor guru minimal 80.00 sudah diatas 85% Kata kunci: Mengimplementasi Kegiatan Magang, Learning Community
Pembinaan Untuk Meningkatkan Kemampuan Guru SMK Negeri 3 Magelang Dalam Membuat Media Pembelajaran Elearning Edmodo Yustiana, Mila
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.643 KB)

Abstract

Proses pembelajaran yang terjadi dilingkungan sekolah harus diarahkan untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki peserta didik, khususnya meningkatakan hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa dipengaruhi proses pembelajaran. Proses pembelajaran harus melibatkan komponen tujuan, media, bahan, dan metode pembelajaran, alat penilaian, serta kemampuan guru dalam memamfaatkan teknologi dan informasi untuk memperkaya serta membuat pembelajaran menjadi lebih menarik minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran elearning edmodo menggunakan teknologi dan informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah, yaitu melaksanakan pembinaan bagi sekelompok guru di suatu sekolah, melalui beberapa siklus, mengunakan sistem spiral refleksi model Kemmis dan Mc Taggart yang dimodifikasi. Strategi/Metode/Teknik Pembinaan yang digunakan adalah supervisi multi metode. Pada siklus 1 menggunakan Observasi-Refleksi-Rekomendasi, dan Focused Group Discussion, sedangkan pada siklus 2 menggunakan IHT, metode Delphi, serta Observasi-Refleksi-Rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilaksanakan supervisi multi metode, kemampuan guru dalam melakukan register ke edmodo, create group materi pelajaran yang diampu, add folder pada library, membuat note dan fitur-fitur pembelajaran yang akan digunakan, sudah menunjukkan adanya peningkatan, dari siklus I ke Siklus II. Siklus II mengakhiri pembinaan, dengan indikator keaktifan guru telah diatas 80.00% dan Skor guru minimal 80.00 sudah diatas 85%, yaitu sebesar 100%. Kata kunci: Pembinaan, media pembelajaran, e-learning, edmodo