Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERTUMBUHAN TUNAS ANGGREK DENDROBIUM DALAM MEDIA ½ MS DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS ADENDA SECARA IN VITRO Egp, Ego; Da’iyah, Hilda; Hisab, Radikal; Arianto, Aris; Khasanah, Elvi Nurridzoh
Enviagro: Jurnal Pertanian dan Lingkungan Vol 10 No 2 (2024): Enviagro: Jurnal Pertanian dan Lingkungan
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/enviagro.v10i2.5176

Abstract

Peningkatan pertumbuhan anggrek Dendrobium dapat dilakukan perbanyakan secara kultur in vitro melalui penggunaan media ½ Murashige dan Skoog (MS) dengan penambahan berbagai jenis bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tunas anggrek Dendrobium dalam media ½ MS dengan penambahan berbagai jenis adenda secara in vitro dan jenis bahan organik mana yang terbaik untuk pertumbuhan anggrek Dendrobium secara in vitro. Tunas dikulturkan dalam media ½ MS dengan tambahan pemberian adenda, ekstrak tomat, bubur pisang, ekstrak jeruk, ekstrak buah naga dan ekstrak jagung manis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dan dilakukan analisis sidik ragam (Anova) dan dilakukan uji lanjut dan uji rerata DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan ekstrak jagung manis pada media ½ MS dapat meningkatkan persentase pertumbuhan tunas, tinggi tunas dan pertumbuhan jumlah daun pada tunas anggrek Dendrobium sp. Ekstrak jagung manis merupakan bahan organik tambahan yang terbaik dalam perbanyakan tanaman anggrek Dendrobium sp. secara kultur in vitro.
PERTUMBUHAN TUNAS ANGGREK DENDROBIUM DALAM MEDIA ½ MS DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS ADENDA SECARA IN VITRO: Growth of Dendrobium Orchid Shoes Inside ½ MS Medium of Various Types of Organic Additives in Vitro Egp, Ego; Da’iyah, Hilda; Hisab, Radikal; Arianto, Aris; Khasanah, Elvi Nurridzoh
Enviagro: Jurnal Pertanian dan Lingkungan Vol 10 No 2 (2024): Enviagro: Jurnal Pertanian dan Lingkungan
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/enviagro.v10i2.5176

Abstract

Peningkatan pertumbuhan anggrek Dendrobium dapat dilakukan perbanyakan secara kultur in vitro melalui penggunaan media ½ Murashige dan Skoog (MS) dengan penambahan berbagai jenis bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tunas anggrek Dendrobium dalam media ½ MS dengan penambahan berbagai jenis adenda secara in vitro dan jenis bahan organik mana yang terbaik untuk pertumbuhan anggrek Dendrobium secara in vitro. Tunas dikulturkan dalam media ½ MS dengan tambahan pemberian adenda, ekstrak tomat, bubur pisang, ekstrak jeruk, ekstrak buah naga dan ekstrak jagung manis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dan dilakukan analisis sidik ragam (Anova) dan dilakukan uji lanjut dan uji rerata DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan ekstrak jagung manis pada media ½ MS dapat meningkatkan persentase pertumbuhan tunas, tinggi tunas dan pertumbuhan jumlah daun pada tunas anggrek Dendrobium sp. Ekstrak jagung manis merupakan bahan organik tambahan yang terbaik dalam perbanyakan tanaman anggrek Dendrobium sp. secara kultur in vitro.
PENGGUNAAN BEBERAPA BAHAN ORGANIK TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) KEDALUWARSA Arianto, Aris; Kartika, Kartika; Lestari, Tri
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Agrotropika Vol 24 No 2, Oktober 2025
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v24i2.10496

Abstract

One of the techniques that can be applied to overcome seed decline is the invigoration technique using organic materials as priming, namely with young coconut water, bean sprout extract, and aloe vera extract. This study aims to determine the effect of the use of young coconut water, bean sprout extract and aloe vera extract on the viability and vigor of expired cayenne pepper seeds. This study was conducted at the Seed Laboratory of the Agrotechnology Department, Bangka Belitung University. This study used a Completely Randomized Design (CRD) treatment. The treatment given was in the form of organic materials used for priming (Z) with 4 levels of treatment, namely (z0) control, (z1) young coconut water with a concentration of 15%, (z2) bean sprout extract with a concentration of 80%, and (z3) aloe vera extract with a concentration of 50%. Soaking expired cayenne pepper seeds is done for 1 hour. The results of this study indicate that expired cayenne pepper seeds soaked in young coconut water with a concentration of 15% (z1) can increase the parameters of maximum growth potential, seed germination rate, vigor index, plumule length, and dry weight of normal seed sprouts which are better than the control although not significant. The treatment of soaking expired cayenne pepper seeds with organic materials had no significant effect, thought to be due to inaccuracy in the soaking dosage, soaking duration, and abscisic acid content in one of the materials used. Key words: Expired Seeds, Invigoration, Natural Growth Regulator