Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan UKM Puspita Batik melalui Budidaya Marsdenia tinctoria sebagai Sumber Pewarna Alami Indigo Berkelanjutan Muzzazinah, Muzzazinah; Kristiandi, Kristiandi; Saputra, Alanindra; Nurmiyati, Nurmiyati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 22, No 1 (2025): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri batik merupakan sektor ekonomi kreatif yang berperan penting dalam pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, ketergantungan pada pewarna sintetis masih menjadi kendala utama bagi UKM batik karena keterbatasan pasokan pewarna alami yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian UKM Puspita Batik Yogyakarta dalam penyediaan bahan baku pewarna alami melalui penerapan budidaya Marsdenia tinctoria sebagai sumber indigo alami yang adaptif terhadap lahan kering. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan utama: diagnosis partisipatif, implementasi teknologi, dan penguatan kapabilitas mitra. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan hidup tanaman mencapai 87% dengan pertumbuhan vegetatif rata-rata 4,2 cm per minggu. Penerapan sistem irigasi sprinkler hemat air meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 40% dan menekan biaya perawatan lahan. Pelatihan teknis yang diberikan meningkatkan kompetensi mitra dalam pembibitan, perawatan, dan pengolahan daun menjadi pasta indigo dengan kualitas warna biru keunguan stabil. Selain meningkatkan efisiensi dan kemandirian bahan baku, program ini juga memperkuat pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat, terutama keterlibatan perempuan dalam rantai produksi pewarna alami. Implementasi budidaya M. tinctoria terbukti mendukung prinsip produksi berkelanjutan dan menjadi model dalam pengembangan pewarna alami ramah lingkungan bagi UKM batik di wilayah lahan kering.