Afiyatin, Alfiyah Laila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efforts to Overcome Procrastination through Individual Construction Using Self-Introspection Methods in Achieving Santri Scholarship Program Students (PBSB) Afiyatin, Alfiyah Laila
Journal Intellectual Sufism Research (JISR) Vol 2 No 1 (2019): Journal Intellectual Sufism Research (JISR)
Publisher : http://jagadalimussirry.com/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.801 KB) | DOI: 10.52032/jisr.v2i1.49

Abstract

The purpose of this article is to find out the description of student procrastination and theimplications of counseling individuals with self-introspection techniques to overcomeprocrastination. This research was conducted on seventh semester Santri Achievement ScholarshipProgram (PBSB) students, data collection techniques were carried out by interview and observation.Subjects were 7 students and special subjects for in-depth interviews of 3 students, with the aim ofdeep meaning. The results of the study and discussion are that the general picture of studentprocrastination can be seen from postponement, laziness, and delay. While the impact of theapplication of self-introspection (muhasabah) by students in overcoming procrastination is to reduceprocrastination, which is evident from the following indicators: first consideration before takingaction, careful on activities that are priority, create better change.
Dwilogi Filsafat Perempuan : Mengupas Paradigma Perempuan melalui Pendekatan Humanistik dan Implikasi Empirisme Afiyatin, Alfiyah Laila
Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/martabat.2019.3.1.161-186

Abstract

Abstrak Dalam perspektif sejarah, terutama di zaman jahiliyah, perempuan adalah kelompok manusia yang tertindas, terbatas, dan tidak berpengaruh. Bahkan, sampai saat ini pun sebagian orang masih memberikan dogma tersebut pada kontribusi perempuan di berbagai sektor. Hal tersebut bertentangan dalam kajian keIslaman. Pada hakikatnya, kedudukan perempuan dalam pandangan Islam sangat jelas, yakni Islam memberikan perhatian atau kedudukan yang terhormat sebagaimana yang dimiliki oleh laki-laki (dalam posisinya sebagai manusia). Menanggapi hal tersebut, humanistik berbicara, bahwa manusia (baik laki-laki maupun perempuan) memiliki kesangupan untuk menentukan nasib sendiri, kebebasan dan tanggung jawab, pencarian makna unik yang bermakna. Teori humanistik menekankan kekuatan dan keistemewaan yang dimiliki oleh manusia. Manusia lahir dengan citra dan fitrah yang cenderung baik. termasuk potensi yang dimiliki oleh kaum perempuan yang layak untuk diwujudkan dan dikembangkan. Dengan bercermin pada aliran empirisme, melalui pendindraan pada dunia perempuan saat ini, maka kontribusi perempuan telah dapat dibuktikan. Di berbagai bidang, baik politik, arkeologi, dan ekonomi, perempuan telah menunjukkan peran penting dan memiliki nilai lebih dalam hal keuletan dan ketelitian yang jarang sekali dimiliki oleh kaum laki-laki.