Saptono, Heru
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS ASSEMBLY LINE BALANCING PRODUK HEAD LAMP TYPE K59A DENGAN PENDEKATAN METODE HELGESON-BIRNIE STUDI KASUS PT. INDONESIA STANLEY ELECTRIC Saptono, Heru; Wardani, Alif
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.881 KB) | DOI: 10.32497/rm.v12i1.986

Abstract

PT. Indonesia Stanley Electric merupakan perusahaan penghasil produk penerangan kendaraan dari berbagai macam tipe kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.Sistem produksi yang digunakan adalah make to order. PT. Indonesia Stanley Electric ingin meningkatkan hasil produksi dengan memaksimalkan proses produksi yang ada di lantai produksi agar keseimbangan lintasan dalam proses produksi dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat memenuhi pesanan dengan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan menyeimbangkan lintasan pada stasiun kerja untuk keperluan perbaikan kerja selanjutnya dengan meningkatkan dan mengoptimalkan keseimbangan lini proses produksi. Dengan menggunakan metode Helgeson-Birnie/Ranked Positional Weight (RPW) menggelompokan pekerjaan berdasarkan jumlah stasiun kerja minimal dan melakukan pengalokasian sesuai waktu siklus yang dimiliki. Dari hasil penelitian tersebut, telah didapatkan pengukuran waktu per stasiun kerja yang dilakukan oleh tenaga kerja dalam mengerjakan sebuah produk dengan jumlah shift kerja 3 shift dengan main line aktif shift (1) 3 main line, Shift (2) 3 main line, dan shift (3) 2 main sesuai 22 hari kerja sebanyak 99.531pcs head lamp selama satu bulan dengan waktu siklus 43,5 detik. Jumlah stasiun kerja dengan analisa keseimbangan lini, memberikan informasi tentang tingkat efisiensi kerja sehingga diperoleh 5 stasiun kerja dengan balance delay 17% tingkat efisiensi lintasan sebesar 87% memperlihatkan tingkat efisiensi, berdasarkan perhitungan manual maupun dengan software hasilnya tetap sama dengan demikian efisiensi stasiun kerja harus tetap dipertahankan untuk stasiun kerja selanjutnya.
ANALISIS PROSES PRODUKSI DUDUKAN KOMPRESOR MESIN PENDINGIN Saptono, Heru; Suwaibah, Siti; Tjahyono, Bambang
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.113 KB) | DOI: 10.32497/rm.v13i2.1248

Abstract

Press tool merupakan suatu alat yang mempunyai prinsip kerja penekanan dengan melakukan pemotongan, pembentukan atau gabungan dari keduanya. Peralatan yang digunakan untuk membuat produk secara masal dengan output yang sama dalam waktu yang relatif singkat. Jenis press tool yang digunakan dalam analisa dudukan kompresor mesin pendingin ini adalah jenis compound tool. Dudukan kompresor mesin pendingin merupakan salah satu komponen pada mesin pendingin. Dudukan kompresor mesin pendingin dibentuk dengan press tool, ada 6 proses produksi yang mencakup proses blanking, pierching, deep drawing, bending, embossing. Gaya total yang terbesar terletak pada proses produksi 1 yaitu sebesar 509477,421 N yang membutuhkan mesin press kapasitas 60 ton. Dudukan kompresor mesin pendingin ini terbuat dari gulungan pelat dengan pengerjaan dingin (SPCC) dengan ketebalan 1 mm. Dalam produksi dudukan kompresor mesin pendingin ini diperkirakan terjadi kecacatan sebesar 3% dari total produksi perhari meliputi benda berkerut maupun sobek.