Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH TITIK DIDIH SOLVENT TERHADAP NILAI TRANSFER EFFICIENCY (TE) PROSES PENGECATAN ATOMISASI Islahudin, Nur; Rahadian, Helmy; Arsiwi, Pramudi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.449 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v15i1.1723

Abstract

Paper ini ingin mengetahui pengaruh titik didih solvent dari komponen material cat terhadap nilai transfer efficiency (TE) proses pengecatan menggunakan spray atomisasi pada pengecatan produk berbahan plastik. Pemilihan jenis solvent saat ini masih berorientasi pada harga dan kemampuan melarutkan solvent terhadap material cat. Dalam aplikasi proses pengecatan selain membutuhkan daya larut, material cat harus dapat menghasilkan kualitas spray atau atomisasi yang baik saat proses pengecatan. Atomisasi pengecatan yang baik dapat dilihat dari jumlah overspray yang terjadi saat proses pengecatan. Overspray yang terjadi pada proses pengecatan akan mempengaruhi kualitas hasil dari proses pengecatan. Salah satu cara untuk menghitung overspray proses pengecatan dapat dilakukan dengan cara mengukur nilai transfer efisiensi dari proses pengecatan. Nilai TE merupakan cara untuk menghitung jumlah material cat yang melapisi permukaan produk dibandingkan dengan jumlah total material cat yang dibutuhkan untuk proses pengecatan sehingga jumlah overspray dapat diketahui dari hasil pengukuran nilai TE. Salah satu parameter dari solvent yang sangat erat hubungan nya dengan overspray adalah titik didih solvent. Dari hasil pengujian awal diperoleh bahwa solvent butyl acetate dan butyl cellocove mempunyai daya larut (solubility) baik terhadap jenis cat Nitrocellulose (NC). Hasil pengujian destilasi dua jenis solvent menunjukan bahwa butyl acetate mempunyai nilai titik didih rendah dan butyl cellosove mempunyai titik didih medium. Selanjutnya hasil perhitungan nilai TE kedua jenis solvent ini diperoleh hasil bahwa solvent butyl cellosove mempunyai nilai TE lebih baik (20,2%) dibandingkan nilai TE solvent butyl acetate (16,0%). Hal ini menunjukan bahwa solvent dengan titik didih medium mempunyai nilai TE yang lebih baik dari solvent dengan titik didih rendah.
Tinjauan Ergonomi dan Estetika untuk Desain Tempat Sampah Anak Otomatis, Edukatif dan Persuasif Amalia, Amalia; Izzhati, Dwi Nurul; Rahadian, Helmy
Applied Industrial Engineering Journal Vol. 7 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/aiej.v7i1.8404

Abstract

Permasalahan lingkungan terkait sampah dipicu akibat perilaku membuang sampah sembarangan di masyarakat. Penyebabnya adalah pendidikan karakter serta penyediaan fasilitas tempat sampah. Pendidikan karakter sebaiknya dilakukan sejak usia dini dan akan membentuk kebiasaan baik di kemudian hari, dengan mengintergrasikan nilai-nilai cinta lingkungan. Dalam mendukung terbentuknya karakter cinta lingkungan pada anak, perlu disedikan fasilitas yang mendukung, yaitu perancangan tempat sampah. Dalam merancang tempat sampah untuk anak, perlu dilakukan kajian dari aspek ergonomi dan estetika, dimana rancangan tempat sampah otomatis ini dapat aman, nyaman, mudah digunakan, dan menarik bagi anak. Dalam artikel ini rancangan mengkaji antropometri sebagai basis ukuran rancangan, biomekanika postur, serta kajian display visual dan audio dalam rancangan. Adapun hasil menunjukkan ketinggian bukaan sampah yakni 45 – 62 dari permukaan lantai, dengan estimasi nilai OWAS 1 dan REBA 2, serta visual dan auditori display yang memenuhi aspek proximity, similarity, simetry, continuity, discrimination, dan detectability.
Implementasi Internet of Things pada Heart Rate dan SpO2 dengan Fotopletismograf Oktavianti, Rahma Eka; Suhartono, Vincent; Rahadian, Helmy
Applied Industrial Engineering Journal Vol. 7 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/aiej.v7i2.8954

Abstract

Perkembangan internet saat ini sangat pesat dan berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu konsep yang berkembang saat ini dalam penggunaan internet adalah Internet of Things (IoT) yang mengacu pada penggunaan koneksi internet yang selalu on setiap saat. Tujuan IoT adalah menghubungkan perangkat secara online untuk membantu mengotomatiskan tugas atau pekerjaan seseorang. Pada era sekarang yang mengusung industry 4.0 berbasis IoT dimana segala aspek mulai dikirim melalui internet, sehingga lebih praktis dan fleksibel. Dengan dihubungkannya alat medis ke dalam IoT, akan memudahkan seorang tenaga medis bahkan pasien untuk memonitoring kesehatannya sendiri secara real time. Pada IoT menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroller sekaligus penghubung dengan jaringan internet (Wi-Fi). Dalam implementasi IoT disini menggunakan Web server Local Host sebagai penampil dari data yang dikirim ke internet. Dalam IoT ini juga menggunakan Bahasa C pada Arduino IDE dimana program tersebutlah yang nantinya akan digunakan sebagai penghubung hardware tersebut ke internet untuk mengirim data dari hasil Heart Rate dan SPO2 yang telah diproses dan disimpan. Pemantauan pada alat ini dilakukan secara wireless, sehingga dokter atau pasien dapat memonitor detak jantung dan saturasi oksigen secara real time melalui PC atau web menggunakan WI-FI.
Pelatihan Robot Sepak Bola Berbasis Bluetooth Untuk Siswa SLB Negeri Semarang Pambudi, Arga Dwi; Santoso, Heru Agus; Tamami, Aries Jehan; Arifin, Zaenal; Heryanto, M Ary; Rahadian, Helmy; Alfani, Wahyu; Jeffry, Muhammad; Setiadi, Kristoforus Adrian
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v7i2.2259

Abstract

Minat terhadap robotika semakin meningkat di kalangan masyarakat saat ini. Robotika tidak hanya menjadi subjek hobi, tetapi juga memiliki potensi sebagai bidang karier di masa depan. Namun, aksesibilitas terhadap peluang dalam robotika sering kali terbatas bagi individu dengan kebutuhan khusus, termasuk siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Dari perspektif pengembangan pendidikan, robotika menawarkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan kritis seperti pemecahan masalah, pemrograman, dan kerja tim. Pelatihan robotika bukan hanya tentang memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam aktivitas yang dianggap sulit. Melalui kerjasama dengan SLB Negeri Semarang, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih besar kepada siswa SLB dalam bidang teknologi, khususnya melalui pelatihan robot sepak bola berbasis Bluetooth. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat berkembang dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat. Kegiatan ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Dian Nuswantoro dan mencakup penyusunan materi pelatihan, demonstrasi praktis, serta pendampingan langsung. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap teknologi serta keterampilan dalam merakit dan mengoperasikan robot sepak bola.