Kusumawati, Maharani Dhian
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDETEKSI MANAJEMEN LABA: BEBAN PAJAK TANGGUHAN ATAU KUALITAS AKRUAL PAJAK PENGHASILAN? Kusumawati, Maharani Dhian
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 9 No. 1 (2020): Nominal April 2020
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.703 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v9i1.30266

Abstract

Abstrak: Pendeteksi Manajemen Laba: Beban Pajak Tangguhan atau Kualitas Akrual Pajak Penghasilan? Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kemampuan beban pajak tangguhan dan kualitas akrual pajak untuk mendeteksi perilaku manajemen laba dalam menghindari kerugian. Manajemen laba merupakan variabel dependen yang diukur menggunakan scaled earnings changes dalam kondisi perusahaan melakukan manajemen laba untuk menghindari kerugian yang digunakan oleh Phillips et al. (2003) dan dimodifikasi oleh Suranggane (2007) sesuai dengan kondisi di Indonesia. Beban pajak tangguhan dan kualitas akrual pajak penghasilan merupakan variabel independen. Beban pajak tangguhan diperoleh dari laporan laba rugi, sedangkan kualitas akrual pajak penghasilan diukur dengan model regresi yang diperkenalkan oleh Choudary et al. (2016). Sampel yang digunakan sejumlah 31 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2013-2017 dan memenuhi kriteria yang ditetapkan. Regresi logistik digunakan untuk menguji hipotesis dan menemukan hasil bahwa kemampuan kualitas akrual pajak dalam pendeteksian keterjadian manajemen laba untuk menghindari kerugian lebih superior dibanding beban pajak tangguhan. Semakin tinggi kualitas akrual pajak penghasilan suatu perusahaan, maka semakin rendah kemungkinan perusahaan melakukan manajemen laba untuk menghindari kerugian.Kata kunci: Beban Pajak Tangguhan, Kualitas Akrual Pajak Penghasilan, Manajemen Laba