., Risma Imthihanul Safitri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kadar Hemoglobin A1c dan Kejadian Penyakit Arteri Perifer Penderita Diabetes Mellitus ., Risma Imthihanul Safitri
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 5, No 3a (2019): Jurnal Cerebellum
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.507 KB)

Abstract

Latar Belakang. Diabetes melitus merupakan suatu penyakit metabolik dengan karakteristik berupa hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin ataupun keduanya. Glycosylated Hemoglobin (HbA1c) merupakan salah satu cara untuk mendiagnosis diabetes melitus yang lebih akurat dan dapat dipercaya sebagai kontrol jangka panjang status glikemi pada pasien diabetes melitus. Peningkatan insidensi diabetes melitus akan diikuti oleh peningkatan kejadian penyakit pembuluh darah perifer yang merupakan komplikasi kronik dari diabetes melitus. Ankle Brachial Index (ABI) merupakan salah satu skrining non invasive dan penting dilakukan pada pasien yang dicurigai  mengalami penyakit arteri perifer dengan sensitivitas 79% dan spesifisitas 96%. Metode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar  Glycosylated Hemoglobin (HbA1C) dan kejadian penyakit arteri perifer (PAP) pada penderita diabetes melitus tipe 2 dengan menggunakan metode cross sectional.  Hasil. Pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Antonius Kota Pontianak sebanyak 51 orang. Data sampel dikumpulkan melalui anamnesis, data laboratorium dan data rekam medik pasien dengan cara consecutive sampling.  Dari hasil uji Fischer didapatkan nilai p = 0.487. Kesimpulan.  Tidak terdapat hubungan antara kadar HbA1c dan kejadian PAP pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit X Kota Pontianak. Â