ABSTRAK Kemajuan dan keberhasilan suatu perusahaan atau instansi sangat dipengaruhi oleh semangat kerja karyawan. Apabila semangat kerja karyawan tinggi, maka karyawan akan melakukan pekerjaannya dengan rajin dan lebih baik, hal tersebut berlaku sebaliknya. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui adakah pengaruh tata ruang kantor dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja tenaga kependidikan di Fakultas Ekonomi Universitas negeri Surabaya. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah sampel purposive yaitu teknik pengumpulan sampel dengan pertimbangan tertentu berjumlah 30 pegawai. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil uji hipotesis dalam penelitian ini yaitu uji t dan uji f menunjukan bahwa pada uji t pada variabel tata ruang kantor menunjukan Ha diterima sehingga tata ruang kantor (X1) secara parsial berpengaruh positif terhadap semangat kerja (Y) tenaga kependidikan sedangkan pada variabel lingkungan kerja menunjukan Ha diterima sehingga lingkungan kerja (X2) secara parsial berpengaruh positif terhadap semangat kerja (Y) tenaga kependidikan. Dan pada uji f menunjukan bahwa Ha diterima sehingga tata ruang kantor (X1) dan lingkungan kerja (X2) secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap semangat kerja (Y) tenaga kependidikan. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,932 berarti variabel yang dapat dijelaskan oleh tata ruang kantor (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap variabel semangat kerja (Y) pada tenaga kependidikan adalah 90% dan sisanya 10% dipengruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dan dibahas dalam penelitian ini. Kata Kunci : Tata Ruang Kantor, Lingkungan Kerja, Semangat Kerja, Tenaga Kependidikan ABSTRACT Progress and success of a company or institution is strongly influenced by employee morale. If the employee morale is high, then the employee will be doing his job diligently and better, it works the other way. This study aimed to discover there any influence of the office layout and working environment against education staff morale at the Faculty of Economics, University of Surabaya country. Data analysis technique used is descriptive with quantitative approach. The sample used is purposive sampling technique to sample collection with a certain considerations amounted to 30 employees. For data collection techniques using questionnaires, observation and documentation. The results of hypothesis testing in this study that the t test and f test showed that the t test variable office layout shows Ha accepted that the office layout (X1) partially positive effect on morale (Y) educational personnel while in the work environment variables shows ha received so that the working environment (X2) partially positive effect on morale (Y) educators. And the F test showed that Ha is accepted that the office layout (X1) and working environment (X2) simultaneously or together have an effect on morale (Y) educators. Based on these results it can be concluded with the coefficient of determination (R ²) of 0.932 means that the variable can be explained by the office layout (X1) and work environment (X2) to variable morale (Y) on educational personnel is 90% and the remaining 10 % dipengruhi by other variables that are not described and discussed in this study. Keywords: Spatial Planning Office, Work Environment, Morale, Education Personnel