Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR WAWASAN SENI RUPA SURABAYA SEBAGAI BUKU PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER SENI RUPA DI SMP NEGERI 40 SURABAYA SIREGAR, PUNGKI
Jurnal Seni Rupa Vol 5, No 02 (2017): Volume 05 Nomor 02 Edisi Yudisium 2017
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Pendidikan seni rupa di jenjang sekolah merupakan wadah dimana para siswa akan memperoleh pendidikan seni yang didalamnya dilaksanakan proses pembelajaran seni yang bertahap serta mampu memberikan pengaruh yang cukup besar kepada proses perkembangan keterampilan dan wawasan para siswa terhadap dunia seni rupa. Pemberian wawasan kepada siswa ini dilaksanakan dengan berbagai cara yang salah satunya adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler seni rupa. Siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Seni Rupa dinilai memiliki minat yang lebih dalam bidang kesenian, namun faktanya hampir seluruh siswa ekstrakurikuler seni rupa masih memiliki wawasan yang minim terhadap dunia seni rupa. Menyikapi hal ini maka peneliti berupaya untuk mengenalkan wawasan kesenirupaan khususnya kesenian di Surabaya kepada para siswa melalui pengembangan sebuah bahan ajar untuk kegiatan ekstrakurikuler Seni Rupa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan konsep dan langkah-langkah yang dilakukan dalam pengembangan bahan ajar kegiatan Ekstrakurikuler Seni Rupa, selain itu juga untuk mengetahui keefektifan bahan ajar wawasan seni rupa Surabaya yang dikembangkan sebagai Buku Pembelajaran Ekstrakurikuler Seni Rupa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D yang telah disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, angket, penelitian dengan tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian dalam penelitian yaitu siswa ekstrakurikuler Seni Rupa di SMPN 40 Surabaya. Langkah-langkah pengembangan buku pembelajaran secara garis besar yaitu menganalisis kebutuhan siswa, merumuskan tujuan pembelajaran, merumuskan materi pembelajaran, mengembangkan desain awal produk, validasi ahli, revisi produk, uji coba dan penilaian efektifitas materi ajar. Keefektifan materi ajar dalam buku pembelajaran dinilai dalam 3 unit analisis.  Analisis respon siswa, analisis aktivitas siswa, dan analisis hasil belajar siswa. Hasil analisis respon siswa mendapatkan skor 86.5% (Positif). Selanjutnya hasil analisis aktivitas siswa mendapatkan skor 85.42% (Sangat Tampak), dan  yang terakhir untuk analisis hasil belajar siswa mendapatkan skor 90 % (Sangat Tuntas). Berdasarkan beberapa hasil analisis tersebut maka buku pembelajaran ini dapat dinilai sangat membantu siswa dalam mempelajari materi wawasan seni rupa surabaya dan sudah layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler Seni Rupa. Kata Kunci: Buku Pembelajaran, Ekstrakurikuler, Seni Rupa
The Role of Illustration in Self-Protection Education: A Study in Books "Saat Tiara dalam Bahaya" for Parents and Children with Special Needs Siregar, Pungki; Mutmainah, Siti
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 11 No 1 (2026): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v11i1.11358

Abstract

This study aims to examine the role of illustration in the book When Tiara is in Danger (Saat Tiara dalam Bahaya): Teach Children to Protect Themselves from Sexual Violence with NO! GO! TELL! through visual and narrative semiotic approaches. This research uses a descriptive qualitative method. The research objects include visual elements of the book, such as illustrations, colors, character expressions, visual symbols, and supporting elements in the form of icons and disability language symbols. Data collection was carried out through documentation studies and systematic visual observation of all pages of the book. Data analysis was carried out using semiotics theory, including signifier-signified relationships, types of signs (icons, indexes, symbols), and visual grammar which includes representational, interactional, and compositional meanings. The results of the study show that illustrations play a role in building empathy, providing warnings, and strengthening self-protection actions. The use of bright colors, explicit visual expressions, consistent symbols, and the repetition of signs help children understand abstract concepts such as dangers and body boundaries more easily. In addition, the presence of disability language symbols strengthens the accessibility of messages and supports an inclusive approach to self-protection education.