Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI PENERAPAN TATA TERTIB SEKOLAH DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BUDI MULIA PAKISAJI MALANG Khoiroh, Nikmatul
JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) Vol 1 No 1 (2022): JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam)
Publisher : PRODI PAI FIK UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/jipi.v1i2.1741

Abstract

This study aims to determine how the formation of student discipline character through school rules at SMP Budi Mulia Pakisaji Malang and what are the supporting and inhibiting factors. This research uses qualitative research with case study method. The data collection technique is by observation, interview and documentation. The results of this study indicate that the application of the student discipline character at SMP Budi Mulia has been running well and maximally with te support of all school, resulting in students who have a discipline character. The implementation carried out by the school in the application of school rules to shape the character of student discipline is to carry out, habituation, socialization, example, sanctions (punishment), supervision, and evaluation. These various strategies produced good result, namely student discipline which was increasing from the previous time. Keywords : Character, Discipline, Order
Pengaruh model pembelajaran blended learning dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Gumukmas Khoiroh, Nikmatul
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2017): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.467 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v10i2.13986

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran blended learning dengan model pembelajaran langsung tatap muka; (2) perbedaan motivasi belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran blended learning dengan model pembelajaran langsung tatap muka; (3) adanya interaksi menggunakan model pembelajaran blended learning, model pembelajaran langsung dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Gumukmas Jember. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (Quasi Experimental). Desain yang digunakan adalah Pretest-Posttest Non Equivalen Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Gumukmas pada Mata Pelajaran TIK Tahun Ajaran 2016/2017 dengan total populasi adalah 235 siswa dan jumlah sampel 69 siswa. Dalam penelitian ini dipergunakan teknik Non Probabability sampling,  jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 69 siswa berasal dari kelas VIIIA dan VIIIB. Jenis instrumen yang digunakan yaitu pre-test dan post-tes, tes kinerja, angket motivasi belajar. Hasil validasi dari tiga Validator yaitu Dr. Tri Rijanto, M.Pd, Prof. Dr. Bambang Supriyanto, MT dan Moh. Solikin, M.Pd menyatakan Valid dan bias digunakan dengan sedikit revisi untuk RPP, LKS, Angket Motivasi, Instrument tes kinerja, Intrumen Pengamatan Ranah Afektif. Kesimpulan dari penelitian ini: (1) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran blended learning lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran langsung; (2) Motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran blended learning lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran model pembelajaran langsung; (3)Terdapat interaksi antara pembelajaran blended learning dengan motivasi belajar terhadap  hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan bahwa: 1) sebagai perangkat pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran TIK; (2) sebagai bahan masukan untuk peningkatan mutu pendidikan di tingkat SMP/MTs dengan model pembelajaran blended learning; (3) sebagai bahan acuan untuk penelitian selanjutnya tentang pembelajaran blended learning.