Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mountain Resort Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis Di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta Reinaldi, Reinaldi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Gunungkidul, Yogyakarta, merupakan wilayah dengan potensi wisata alam yang besar, seperti pantai, gua, dan pegunungan. Namun, kawasan ini masih kekurangan fasilitas penginapan yang memadai bagi wisatawan. Sebagian besar wisatawan hanya melakukan kunjungan singkat karena terbatasnya pilihan akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, dibutuhkan fasilitas penginapan yang dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang ada di kawasan ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah Mountain Resort dengan pendekatan desain arsitektur tropis yang sesuai dengan kondisi iklim dan topografi Gunungkidul. Mengingat karakteristik tanah yang tidak mendukung pembangunan bangunan bertingkat tinggi, resort ini dirancang dengan konsep bangunan rendah (low-rise) yang mengutamakan keberlanjutan dan efisiensi energi. Desain resort ini juga menggunakan material lokal untuk mendukung kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan kenyamanan bagi pengunjung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan resort dengan pendekatan desain tropis dapat menjadi solusi untuk menyediakan akomodasi yang nyaman dan ramah lingkungan di kawasan Gunungkidul. Resort ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan fasilitas wisata lainnya yang mengedepankan keberlanjutan, serta meningkatkan daya tarik wisatawan untuk menginap lebih lama di kawasan gunungkidul.
When Strong Institutions Meet Weak Economies: Lessons from Ecotourism Sustainability in Lombuyan Wildlife Sanctuary, Central Sulawesi Lalu, Andika; Ramlah, Sitti; Reinaldi, Reinaldi; lalu, andika lalu
Jurnal Wasian Vol. 12 No. 02 (2025): December
Publisher : Forestry Department, University of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62142/tx2yq047

Abstract

Ecotourism in conservation areas has significant potential to enhance local livelihoods while supporting ecosystem protection. Sustainability, however, strongly depends on institutional capacity. This study assesses the sustainability status of ecotourism in the Lombuyan Wildlife Sanctuary (KSM Lombuyan), Banggai Regency, Central Sulawesi, by integrating ecological, economic, social, and institutional dimensions using the Rap_Ecotourism method, a multidisciplinary rapid appraisal adapted from the Multidimensional Scaling (MDS) approach. Data were collected from October to December 2024 through interviews, ground checks, observations and documentation. The analysis results indicate that the overall sustainability index of the Lombuyan ecotourism area is 63.89%, classified as moderately sustainable. Among the four dimensions: the institutional dimension achieved the highest index (82.37%), followed by the social dimension (80.09%), while the ecological (55.18%) and economic (33.13%) dimensions were relatively lower. The results highlight that the traditional institution Pololuanto Lombuyan plays a crucial role in maintaining governance, enforcing local rules and facilitating collaboration between the community and the Central Sulawesi Natural Resources Conservation Agency (BKSDA). This strong institutional framework compensates for economic limitations and supports ecological rehabilitation, particularly through community-led land restoration and monitoring. Our findings reveal that the sustainability of the Lombuyan ecotourism area is strongly influenced by resilience of local institutions and community participation. Strengthening these governance mechanisms offers a viable pathway for improving the long-term sustainability of ecotourism in conservation landscapes.