Jaminan kesehatan di Indonesia bukanlah suatu hal yang baru, dari tahun 1985 Indonesia sudah mengenal asuransi kesehatan yang berkembang menjadi PT. Askes (Persero) dan PT. Jamsostek (Persero). Untuk menuju penjaminan kesehatan yang lebih baik dan menyeluruh, awal tahun 2014 pemerintah Indonesia melalui Undang Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional meluncurkan program yang di kenal dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah bagian dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang merupakan kebijakan pemerintah dibidang kesehatan dan bertujuan untuk mewujudkan terselenggaranya pemberian jaminan kesehatan yang layak bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya bagi setiap peserta dan/atau anggotakeluarganya.Olehkarenaitu, untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan kebijakan ini, dibutuhkan fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit, yang mekanisme penyelenggaranya diatur didalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Program, Jaminan Kesehatan Nasional .Namun pada pelaksanaannya, masih terdapat banyak kendala, terutama pada provider tingkat lanjutan (RumahSakit) yang masih seringd ikelukan pelayanannya oleh masyarakat. Masalah yang diteliti adalah bagaimana implementasi pelayanan kesehatan terhadap paseien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.               Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanai mplementasi pelayanan kesehatan terhadap pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan bagaimana respon/tanggapan pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terhadap pelayanan yang diterima mereka di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif terhadap Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak. Dalam penelitian ini pencarian data melalui wawancara dengan pertanyaan pertanyaan yang tidak terstruktur, pengamatan secara langsung (observasi) dan telaahdokumen.                Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan kesehatan terhadap pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak sudah cukup memuaskan, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang harus bias diatasi dan diperbaiki demi kelancaran penyelenggraaan jaminan kesehatan nasional di rumah sakit tersebut.Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak rutin melakukan rapat dan evaluasi terkait pelayanan yang diberikan terhadap pasien peserta BPJS serta berupaya memaksimalkan pelayanan yang diberikan baik dari segi fasilitas maupun SDM. Kata Kunci : Kesehatan, BPJS, Rumah Sakit