Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Efisiensi Desain Ruang-Dalam pada Bangunan Pasar Vertikal di Kota Bandung Sihombing, Reza Phalevi; Prayoga, Novan
Jurnal Rekayasa Hijau Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.678 KB) | DOI: 10.26760/jrh.v2i1.2041

Abstract

ABSTRAKPembangunan pasar saat ini banyak mengarah ke pengembangan vertikal. Efisiensi dan keterbatasan lahan menjadi pertimbangan untuk membangun pasar secara vertikal. Permasalahan yang sering terjadi adalah tidak berfungsinya lantai (ruang) di lantai atas bangunan sehingga sepi tidak ada aktivitas. Permasalahan yang telah diketahui tersebut hampir terus berulang seiring pembangunan pasar secara vertikal. Tidak adanya pertimbangan budaya berpasar masyarakat Indonesia mungkin menjadi salah satu kegagalan bangunan pasar vertikal. Penelitian ini akan mengkaji desain beberapa pasar vertikal di Bandung yang kurang maksimal dalam pemakaian ruang di lantai atas. Dari hasil kajian penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai mengapa area ruang lantai atas pasar vertikal cenderung tidak diminati.Kata kunci: Efisiensi Desain, Ruang Dalam, Pasar VertikalABSTRACTThe current market development leads much to vertical development. Efficiency and limitations of the land into consideration to build the market vertically. The problem that often happens is the malfunction of the floor (space) on the top floor of the building so quiet there is no activity. Known issues are almost constantly recurring as the market develops vertically. The absence of cultural considerations based on Indonesian society may be one of the failures of vertical market buildings. This research will examine the design of some vertical market in Bandung which is less than maximum in the use of space upstairs. From the results of this research study is expected to provide an overview of why the upper floor space area of the vertical market tends not to be in demand.Keywords: Design Efficiency, Space, Vertical Market
Climatological Aspects in the Circulation of Sustainable Apartment Sihombing, Reza Phalevi
Journal of Architectural Research and Education Vol 1, No 2 (2019): Journal of Architectural Research and Education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.4 KB) | DOI: 10.17509/jare.v1i2.22305

Abstract

Population density and depletion of land for buildings are one of the main reasons for the construction of vertical housing in this modern era. Apartment building is one of the vertical buildings which is suitable to accommodate many occupants to solve land problems, but the apartment also provides many major problems, especially in the surrounding natural environment. Therefore sustainable architectural design that is contextual to the environment is one solution to solve the problem. Jakarta is one of the cities with high intensity of apartment building growth. This paper will explain the architectural design process for sustainable apartments in Pluit, North Jakarta, Indonesia based on a climatological approach.Keywords— Apartment, Climatologist, Sustainable
Kontekstualisme Elemen Fasad Hotel Ibis Styles Braga Terhadap Fasad Bangunan Eks Bank Denis Sihombing, Reza Phalevi
Jurnal Arsitektur TERRACOTTA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/terracotta.v2i2.4405

Abstract

Kota Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki banyak kawasan bersejarah, dengan salah satu kawasannya yaitu Jalan Braga. Kehadiran bangunan baru di kawasan ini menjadi perhatian khusus bagaimana desain olahan fasad  yang akan diterapkan pada fasad bangunannya. Pada studi ini akan membahas bagaimana usaha bangunan baru dalam mendesain fasad bangunan sehingga dapat mengaitkan diri dengan fasad bangunan di lingkungan sekitarnya. Dengan menggunakan metoda deskriptif kualitatif dan metoda kuantitatif, penelitian ini akan meninjau desain elemen fasad Hotel Ibis Styles Braga terhadap bangunan eks Bank Denis yang merupakan bangunan cagar budaya. Karena bangunan cagar budaya dapat dijadikan tolak ukur desain untuk bangunan. Studi literatur digunakan untuk membandingkan antara teori arsitektur kontekstual, dengan teori elemen fasad. Hasil studi secara kualitatif memperlihatkan adanya keterkaitan elemen fasad pada bangunan Hotel Ibis Styles Braga terhadap bangunan Eks Bank Denis, namun secara kuantitatif terdapat perbedaan ukuran proporsi terhadap bentuk dari elemen fasad tersebut. Secara kontekstual, bangunan Hotel Ibis Styles Braga memiliki pendekatan konsep selaras dengan bangunan eks bank denis.
PERUBAHAN FUNGSI RUANG-DALAM TERHADAP POLA RUANG PADA BANGUNAN UTAMA BALAI KOTA CIREBON SIHOMBING, REZA PHALEVI
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2(2021): Jurnal Arsitektur Zonasi Juni 2021
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v4i2.31472

Abstract

Balai Kota Cirebon merupakan bangunan pusat pemerintahan daerah tingkat II atau kota madya yang memiliki tugas pokok sebagai sarana penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan, atau pembinaan kepada masyarakat Kota Cirebon. Dengan pentingnya fungsi dari bangunan ini, maka dibutuhkan kesesuaian fungsi ruang-dalam dengan aktivitas yang dilakukan dalam bangunan ini. Kajian bangunan utama Balai Kota ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana pola ruang yang diterapkan terhadap perubahan fungsi ruang-dalam yang dilakukan pada bangunan utama Balai Kota Cirebon. Bentuk pola ruang dipengaruhi kedekatan secara fungsi dan alur aktivitas. Sedangkan perubahan fungsi-ruang dalam dipengaruhi perubahan kegiatan dan aktivitas yang dilakukan. Tahap analisis dilakukan menggunakan metode kualitatif, dengan cara melakukan observasi, mendeskripsikan dan menggambarkan fenomena yang ada, baik bersifat alamiah maupun rekayasa manusia, memperhatikan keterkaitan antar kegiatan, dan dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat menunjukan kaitan antara pola ruang yang diterapkan dan perubahan fungsi ruang-dalam yang terjadi pada bangunan utama Balai Kota Cirebon.Kata Kunci: balai kota, ruang, fungsi, perubahan.
KETERKAITAN DESAIN SIRKULASI RUANG DALAM BANGUNAN BARU & LAMA TERHADAP SARANA EVAKUASI KEBAKARAN (Studi Kasus : Hotel Bidakara Savoy Homann Asia Afrika Wing & Tower Wing) Reza Phalevi Sihombing; Andrian Taufik Mukti; Ashrifar Dwiputra; Mochamad Fauzan Thoriq
REKA KARSA Vol 5, No 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v5i4.3627

Abstract

ABSTRAK Hotel Bidakara Savoy Homann adalah sebuah bangunan cagar budaya dengan fungsi hotel yang dilindungi oleh pemerintah kota Bandung dan telah mengalami renovasi sehingga dianggap penting untuk membahas sarana evakuasi antara bangunan lama dan bangunan baru karena merupakan salah satu persyaratan keamanan bangunan yang berhubungan dengan perancangan arsitektur. Kajian ini dilakukan dengan mengambil studi kasus Hotel Bidakara Savoy Homann pada bagian Asia Afrika Wings dan Tower Wings untuk mengetahui keterkaitan desain sirkulasi bangunan lama dan baru dengan metodologi penelitian analisis sinoptik dengan pendekatan studi kuantitatif dan kualitatif. Hasil kajian ini berupa penilaian dari beberapa aspek yang didapatkan dari survei langsung yang dilakukan penyusun terhadap sarana penunjang evakuasi kebakaran dengan nilai rata – rata 88,528 (Baik) untuk Tower Wings dan nilai rata -rata 62,428 (Kurang Baik) untuk Asia Afrika Wings. Kata kunci: evakuasi, kebakaran, hotel, sirkulasi, sarana ABSTRACT Bidakara Savoy Homann Hotel is a cultural heritage hotel, protected by the city government of Bandung and has been through several renovation, this topic instresting to discuss because the evacuation facilities between old buildings and new buildings as it is one of the building security requirements related to architectural design. Bidakara Savoy Homann Hotel parts used in this case are Asia Africa Wings and Tower Wings to find out the linkage of old and new building's circulation design with the methodology of synoptic analysis research with quantitative and qualitative study approach. The result of this study is an assessment of several aspects obtained from direct supervision by authors,avarage value is 88.528 (Good) for Fire evacuation supporting facilities in Tower Wings and average value of 62,428 (Less Good) for Asia Afrika Wings. Keywords: evacuation, fire, hotel, circulation, tool
Kontekstualisme Elemen Fasad Hotel Ibis Styles Braga terhadap Fasad Bangunan Eks Bank Denis Reza Phalevi Sihombing
Jurnal Arsitektur TERRACOTTA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Itenas, Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/terracotta.v2i2.4405

Abstract

AbstrakIndonesia memiliki banyak kawasan bersejarah, salah satunya berda di dalam kawasan Jalan Braga Kota Bandung. Kehadiran bangunan baru di kawasan ini menjadi perhatian khusus bagaimana desain olahan fasad  yang akan diterapkan pada fasad bangunannya. Pada studi ini akan membahas bagaimana usaha bangunan baru dalam mendesain fasad bangunan sehingga dapat mengaitkan diri dengan fasad bangunan di lingkungan sekitarnya. Dengan menggunakan metoda deskriptif kualitatif dan metoda kuantitatif, penelitian ini akan meninjau desain elemen fasad Hotel Ibis Styles Braga terhadap bangunan eks Bank Denis yang merupakan bangunan cagar budaya. Karena bangunan cagar budaya dapat dijadikan tolak ukur desain untuk bangunan. Studi literatur digunakan untuk membandingkan antara teori arsitektur kontekstual, dengan teori elemen fasad. Selain dari studi teori yang ada, dilakukan juga pengamatan langsung kawasan dan bangunan sekitarnya. Khususnya pada bagian fasad dan tipologi bangunan kolonial. Hasil studi secara kualitatif memperlihatkan adanya keterkaitan elemen fasad pada bangunan Hotel Ibis Styles Braga terhadap bangunan Eks Bank Denis, namun secara kuantitatif terdapat perbedaan ukuran proporsi terhadap bentuk dari elemen fasad tersebut. Dari pengamatan arsitektur kontekstual yang dilihat dari segi fasade bangunan. Pada fasad bangunan Hotel Ibis Styles Braga memiliki pendekatan konsep selaras dengan fasad bangunan eks bank denis.Kata kunci: Cagar Budaya, Bersejarah, Kontekstual, Fasad. AbstraCTIndonesia has many historical areas, one of which is located in the area of Jalan Braga, Bandung City. The presence of new buildings in this area is of particular concern to how the processed facade designs will be applied to the building facades. This study will discuss how new building businesses are in designing building facades so that they can relate to the facades of buildings in the surrounding environment. By using qualitative descriptive and quantitative methods, this study will review the design elements of the facade of the Hotel Ibis Styles Braga to the former Denis Bank building which is a cultural heritage building. Because cultural heritage buildings can be used as design benchmarks for buildings. Literature studies are used to compare the contextual architectural theory with the facade element theory. Apart from existing theoretical studies, direct observations of the area and surrounding buildings were also carried out. Especially in the facade and typology of colonial buildings. The results of the qualitative study show that there is a relationship between the facade elements of the Ibis Styles Braga Hotel building to the former Denis Bank building, but quantitatively there are differences in the size proportions of the shape of the facade elements. From the contextual architectural observations seen in terms of the building facade. The building facade of the Hotel Ibis Styles Braga has a conceptual approach in line with the facade of the former denis bank building.Keywords: Heritages, Historical, Contextual, Facade
Efisiensi Desain Ruang-Dalam pada Bangunan Pasar Vertikal di Kota Bandung Reza Phalevi Sihombing; Novan Prayoga
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i1.2041

Abstract

ABSTRAKPembangunan pasar saat ini banyak mengarah ke pengembangan vertikal. Efisiensi dan keterbatasan lahan menjadi pertimbangan untuk membangun pasar secara vertikal. Permasalahan yang sering terjadi adalah tidak berfungsinya lantai (ruang) di lantai atas bangunan sehingga sepi tidak ada aktivitas. Permasalahan yang telah diketahui tersebut hampir terus berulang seiring pembangunan pasar secara vertikal. Tidak adanya pertimbangan budaya berpasar masyarakat Indonesia mungkin menjadi salah satu kegagalan bangunan pasar vertikal. Penelitian ini akan mengkaji desain beberapa pasar vertikal di Bandung yang kurang maksimal dalam pemakaian ruang di lantai atas. Dari hasil kajian penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai mengapa area ruang lantai atas pasar vertikal cenderung tidak diminati.Kata kunci: Efisiensi Desain, Ruang Dalam, Pasar VertikalABSTRACTThe current market development leads much to vertical development. Efficiency and limitations of the land into consideration to build the market vertically. The problem that often happens is the malfunction of the floor (space) on the top floor of the building so quiet there is no activity. Known issues are almost constantly recurring as the market develops vertically. The absence of cultural considerations based on Indonesian society may be one of the failures of vertical market buildings. This research will examine the design of some vertical market in Bandung which is less than maximum in the use of space upstairs. From the results of this research study is expected to provide an overview of why the upper floor space area of the vertical market tends not to be in demand.Keywords: Design Efficiency, Space, Vertical Market
Faktor Kenyamanan Sirkulasi Pengunjung Pada Forest Walk Babakan Siliwangi Ditinjau Dari Segi Desain Ramp Reza Phalevi Sihombing; Widia Shofa Utami; Ferdio Ariatama Purwanto; Ilham Nurhadi
Reka Karsa: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v7i2.3670

Abstract

Abstrak  Perkembangan sebuah kota terjadi dengan sangat pesat terutama di kawasan-kawasan strategis. Perkembangan ini ditunjang dengan adanya tuntutan dari kebutuhan masyarakat kota yang semakin beranekaragam macamnya terutama dalam hal kenyamanan dan pelayanan serta fasilitas infrastruktur yang ada di kota. Perubahan ini mempengaruhi semua komponen tatanan yang ada di dalamnya seperti ruang publik, pengaruh keberadaan ruang publik dan bangunan disekitarnya. Kebutuhan akan ruang publik untuk mewadahi suatu minat dan aktivitas pun sangat di perlukan. Kondisi Kota Bandung saat ini sudah memiliki banyak ruang publik yang terdapat di berbagai area. Babakan Siliwangi merupakan salah satu ruang publik yang berada di tengah Kota Bandung. Adanya suatu objek berupa jembatan (Forest Walk) pada area tersebut memberikan dampak yang signifikan, dimana pada mulanya berupa area passif kemudian berubah menjadi area aktif. Babakan Siliwangi (Forest Walk) yang kini menjadi ruang publik memerlukan standarisasi desain dalam segi keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjungnya, dikarenakan pengunjung tempat tersebut tidak hanya para remaja melainkan semua kalangan baik dari anak kecil sampai orang dewasa bahkan orang-orang penyandang disabilitas dapat bermain dan menikmati ruang publik ini. Forest Walk ini terdiri dari beberapa titik ramp yang memiliki elevasi berbeda – beda di tiap titiknya sehingga memiliki kemiringan dan tingkat kecuraman yang berbeda – beda pula, sehingga perlu ditinjau kembali mengenai standarisasi desain ramp yang berpengaruh terhadap kenyamanan para pengunjung. Kajian ini bertujuan untuk menganalisa desain ramp pada Forest Walk yang berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung serta mendapatkan perbandingan antara ramp yang sudah memiliki ukuran sesuai dengan standar dan yang kurang sesuai. Metoda penelitian yang digunakan pada kasus studi ini menggunakan metode kuantitatif. Metoda kuantitatif dengan cara mengukur ramp yang terdapat di Forest Walk lalu membandingkannya dengan standar ukuran ramp yang sudah ada. Kata kunci: ramp, standar ukuran ramp, Forest Walk, kenyamanan sirkulasi.