Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Senam Kaki Diabetik terhadap Penurunan Neuropati Sensorik Pada Penderita Diabetes Melitus Fitrina, Yossi; Chaidir, Reny; Fadhila, Nailatul
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/cx13cn38

Abstract

Neuropati sensorik merupakan komplikasi mikrovaskular yang sering dialami penderita diabetes melitus, yang dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko luka kaki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap penurunan neuropati sensorik. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan jumlah populasi 301 kasus dan teknik pengambilan sampel yang digunakan dengan purposive sampling didapatkan 46 pasien yang menderita diabetes melitus dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Intervensi dilakukan selama satu minggu, lima kali sehari, masing-masing 20 menit. Dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon untuk menilai perubahan skor neuropati sensorik sebelum dan sesudah intervensi pada masing - masing kelompok. Selain itu, Uji Mann - Whitney U digunakan untuk membandingkan skor neuropati sensorik antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi menunjukkan penurunan skor neuropati sensorik dengan Negative Rank 21. Nilai asymp. Sig 0,000 (< 0,05) menandakan senam kaki diabetik berpengaruh signifikan menurunkan neuropati sensorik pada penderita diabetes melitus di kelompok intervensi. Uji Mann Whitney dengan nilai asymp. Sig 0,001 (< 0,05) menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan neuropati sensorik antara kelompok intervensi dan kontrol, menegaskan bahwa senam kaki diabetik lebih efektif dibanding tanpa intervensi. Kesimpulannya, senam kaki diabetik efektif menurunkan gejala neuropati sensorik pada pasien diabetes melitus dan disarankan sebagai bagian dari intervensi keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Penguatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Tanjung Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar Adri, Muhammad; Zakirah, Assyifa; Maulana, Anugrah; Ramadani, Intan; Aziz, Andrian Abdul; Amanda, Syahnia; Awalni, Halimahtusyadiah Liszar; Khasanah, Ananda Putri Uswatun; Yusman, Fachri Prinanda; Sidra, Asro Muhammad; Dzakiy, Muhammad; Sufendi, Muhammad Ikhwan; Ramadani, Dela; Khairati, Dini; Rizqiyah, Nurul; Azizah, Widya Rahmatul; Safira, Suci Ramanda Anisya; Fadhila, Nailatul; Billa, Salsa; Vionisyah, Fitri Okta
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4225

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan aktivitas yang dijalankan oleh mahasiswa sebagai wujud dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian langsung kepada masyarakat, dengan tujuan meningkatkan potensi lokal secara aktif dan berkelanjutan. Nagari Tanjung memiliki berbagai potensi dalam bidang pariwisata, ekonomi kreatif, serta sosial budaya yang belum dimaksimalkan, sehingga diperlukan suatu program pemberdayaan yang bersifat terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan serta dampak dari program KKN dalam memperkuat potensi lokal di Nagari Tanjung. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi observasi di lapangan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta kerjasama dengan perangkat nagari dan masyarakat. Program utama terdiri dari identifikasi potensi pariwisata, pelatihan membuat kerajinan dari kain bekas dan pemasaran secara digital, pembinaan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan, serta promosi kelompok tari tradisional. Program tambahan melibatkan kegiatan seperti posyandu, bimbingan belajar, kampanye menolak perundungan, kerja bakti, dan partisipasi dalam acara keagamaan. dampak dari pelaksanaan aktivitas tersebut mengalami peningkatan dalam keterlibatan masyarakat, keterampilan di sektor ekonomi kreatif, kesadaran akan lingkungan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan budaya setempat. Dengan demikian, program KKN ini berperan penting dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi daerah secara berkesinambungan. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar dilakukan kajian yang lebih mendalam terkait keberlanjutan program pemberdayaan, pengukuran dampak jangka panjang, serta integrasi teknologi digital yang lebih luas dalam pengembangan potensi lokal.