Fulan Puspita
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pola Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan melalui Program Adiwiyata di MTsN 6 Sleman Fathiyatul Haq Mai Al Mawangir; Fulan Puspita
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 2 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.288 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i2.2443

Abstract

Sejak 1 Januari 2020 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) mencatat ada 1.453 bencana yang terjadi di Indonesia. Bencana ini terjadi karena faktor alam dan kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh manusia. Untuk itu dibutuhkan pendidikan yang bisa membentuk karakter peduli lingkungan pada masyarakat yang dimulai dari pendidikan formal di sekolah/madrasah, sehingga kerusakan lingkungan yang telah terjadi dapat diperbaiki dan meminimalisir terjadinya kerusakan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membentuk karakter peserta didik di MTsN 6 Sleman dilakukan pola pengintegrasian nilai-nilai peduli lingkungan dan program adiwiyata. Ada 4 indikator dalam membentuk karakter peduli lingkungan yang berhasil diterapkan oleh MTsN 6 Sleman, yaitu; Aspek Kebijakan madrasah, aspek kurikulum berbasis lingkungan, aspek pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan dan aspek kegiatan di madrasah berbasis partisipatif berupa piket kelas, piket membuang sampah, menjadikan sampah sebagai uang, menjaga kebersihan di lingkungan madrasah, memanfaatkan limbah air wudhu sebagai kolam ikan dan tanaman aquaponik, membuat slogan-slogan di dinding madrasah untuk menjaga kebersihan membersihkan lingkungan madrasah. Pola pembentukan karakter peduli lingkungan bagi peserta didik di MTsN 6 Sleman tersebut adalah memberikan pelatihan, pendidikan, penyadaran, dan evaluasi berkelanjutan dengan tujuan setiap proses tersebut kemudian dapat terpatri dalam jiwa peserta didik hingga seterusnya menjadi karakter yang peduli lingkungan.
Peran Habitus dalam Pembentukan Kapital Intelektual Peserta Didik di Madrasah Fulan Puspita; Fathiyatul Haq Mai Almawangir
IJIP : Indonesian Journal of Islamic Psychology Vol 1, No 2 (2019): Indonesian Journal of Islamic Psychology
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/ijip.v1i2.170-185

Abstract

AbstractThis study aims to describe the role of habitus in increasing intellectual capitalcarried out in Madrasa. The type of research is a qualitative field research with adescriptive approach. The result of this study explains that the role of habitus informing the intellectual capital is carried out in 4 activities namely, (1). Fosteringin madrasah, (2). Memorization of Koran (hafidz of Koran) and carrying out therituals of obligatory prayer and sunna. (3). Study of female fiqh and (4).Talk/speech in four languages (Arabic, English, Javanese and Indonesian) andhadith reading.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran habitus dalampeningkatan kapital intelektual yang dilakukan di madrasah. Jenis penelitianyang digunakan adalah penelitian lapangan jenis kualitatif dengan denganpendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa peran habitusdalam membentuk kapital intelektual dilakukan dalam 4 kegiatan yaitu, (1).Pembinaan di madrasah, (2). Hafalan al-Qur’an (hafidz al-Qur’an) sertamelaksanakan ritual shalat wajib dan sunnah. (3). Kajian fiqh wanita dan (4).Kultum atau pidato empat bahasa (Arab, Inggris, Jawa dan Indonesia) danpembacaan hadist.
Mengatasi Permasalahan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Umum Fulan Puspita
Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : LPPM Institut Agam Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/ar-rihlah.v8i1.1265

Abstract

This paper is background by the existence of Islamic Religious Education teachersin public schools who have a fundamental problem in the implementation ofIslamic Religion education, namely the lack of time to study Islamic Educationsubjects. This then requires the best solution so that the objectives of learning PAIin public schools can be achieved. The research method used is a qualitativelibrary research approach. The results of this paper found that to overcome the lack of PAI study hoursin schools, PAI teachers must innovate learning by using various approaches suchas the faith approach, the habituation approach, and the emotional approach. Allthree must be used to achieve learning objectives and students at school canpractice directly at school