Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PUSAT PELATIHAN KERJA PENYANDANG CACAT FISIK DI KOTA PONTIANAK Devita, Ester
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 5, No 1 (2017): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1467.884 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v5i1.19405

Abstract

Penyandang Cacat Fisik memiliki cara berbeda dari manusia pada umumnya dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sehingga mereka memerlukan bimbingan khusus untuk melakukan aktivitas. Pusat Pelatihan Kerja Penyandang Cacat Fisik di Kota Pontianak bertujuan membantu penyandang cacat fisik mencapai taraf hidup yang lebih baik dengan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Pusat Pelatihan Kerja Penyandang Cacat Fisik di Kota Pontianak adalah wadah atau tempat yang menyediakan seluruh kegiatan untuk memberi, memperoleh dan meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja, produktifitas, disiplin, sikap dan etos kerja untuk orang yang memiliki gangguan fungsi tubuh. Dalam mewujudkan tujuan perancangan, kawasan bangunan didesain dengan mempertimbangkan kemudahan, kegunaan, keselamatan dan kemandirian  yang merupakan asas dari Aksesibilitas Akaesibilitas diambil sebagai pendekatan konsep untuk memberikan kemudahan dalam menggunakan semua fasilitas yang disediakan pada kawasan bangunan. Asas aksesibilitas  diterapkan seluruh kawasan bangunan,  di dalam maupun di luar bangunan agar setiap pengguna dapat mengakses ke setiap tempat pada kawasan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan konsep adalah transportasi luar dan dalam bangunan (tangga, ramp dan lift), jalur pedestrian, rambu, pemandu/penanda, perabot dan peralatan kontrol, desain toilet dan kamar mandi serta akses keluar masuk berupa pintu yang disesuaikan dengan ukuran dasar ruang pengguna bangunan  (panjang, lebar dan tinggi jangkauan pengguna).   Kata kunci: Pusat Pelatihan Kerja, Penyandang Cacat, aksesibilitas