Titin Anita Zaharah, Puji Ardiningsih, Agus Mauliyani,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN FRAKSI ETIL ASETAT KULIT KAYU BATANG NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lam.) YANG TERSALUT KITOSAN-TRIPOLIPOSPAT Titin Anita Zaharah, Puji Ardiningsih, Agus Mauliyani,
Jurnal Kimia Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Kimia Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Kimia Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.758 KB)

Abstract

Kulit kayu batang nangka berpotensi sebagai sumber antibakteri dan antioksidan, namun senyawa yang berperan dalam memberikan aktivitas farmakologi memiliki kelemahan dalam bentuk ekstrak yaitu waktu simpan yang pendek, rentan terhadap kerusakan sehingga diperlukan enkapsulasi untuk mencegah kerusakan dan memperpanjang masa simpan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimum proses enkapsulasi dengan metode gelasi ionik serta aktivitas antibakteri dan antioksidan ekstrak kulit kayu batang nangka sebelum dan sesudah tersalut kitosan-TPP. prosedur enkapsulasi dilakukan pada fraksi etil asetat dan kitosan-tripolipospat dengan perbandingan menggunakan metode freeze drying. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumur, sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picryl hydrazil). Hasil uji aktivitas antibakteri diperoleh bahwa fraksi etil asetat dapat menghambat aktivitas bakteri Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa dan Salmonella thyphimurium pada rentang konsentrasi 0,078-10 mg/sumur sedangkan enkapsulat A, B dan C hanya mampu menghambat aktivitas bakteri P. aeruginosa  dengan rentang konsentrasi 25-100 mg/sumur. Nilai IC50 aktivitas antioksidan fraksi kulit kayu batang nangka dan enkapsulat B masing-masing sebesar 194,820 ppm (tergolong sedang) dan 490 ppm (tergolong lemah), sedangkan nilai IC50 enkapsulat A dan C masing-masing sebesar 691,202 ppm dan 605,794 ppm (tergolong tidak aktif).Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan kitosan-tripolipospat belum optimal melindungi bahan aktif saat diaplikasikan sebagai sumber antioksidan, namun optimal dalam meningkatkan sifat antibakteri fraksi etil asetat kulit kayu batang nangka. Kata Kunci: Artocarpus heterophyllus Lam., kitosan-TPP, enkapsulasi, antibakteri, antioksidan