B1031141025, Sri Yuni Nadapdap
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Prosedur Pengendalian Pencegahan Fraud Pada Bank Perkreditan Rakyat Berbasis Fraud Triangle B1031141025, Sri Yuni Nadapdap
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.017 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis segitiga fraud dalam pengendalian pencegahan kecurangan laporan keuangan pada Bank Perkreditan Rakyat. Fraud Triangle terdiri atas tekanan, peluang, dan rasionalisasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana dalam pengumpulan datanya menggunakan kuesioner terbuka. Kuesioner tersebut dibagikan kepada pihak-pihak yang berhubungan dengan penelitian ini yaitu manajer dan akuntan (staff keuangan di setiap BPR. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraud triangle memiliki peranan penting dalam pencegahan pengendalian fraud. Untuk tekanan, masih ada BPR yang tidak memiliki prosedur pengendalian pencegahan fraud. Sementara untuk peluang dan rasionalisasi, semua BPR telah memiliki prosedur pengendalian pencegahan fraud.
Analisis Prosedur Pengendalian Pencegahan Fraud Pada Bank Perkreditan Rakyat Berbasis Fraud Triangle B1031141025, Sri Yuni Nadapdap
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran segitiga fraud dalam pengendalian pencegahan kecurangan laporan keuangan pada Bank Perkreditan Rakyat. Segitiga fraud terdiri atas tekanan, peluang, dan rasionalisasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana dalam pengumpulan datanya menggunakan kuesioner terbuka. Kuesioner tersebut dibagikan kepada pihak-pihak yang berhubungan dengan penelitian ini yaitu manajer dan akuntan (staff bidang keuangan) di setiap BPR.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa segitiga fraud memiliki peranan penting dalam pencegahan pengendalian fraud. Untuk tekanan, masih ada BPR yang tidak memiliki prosedur pengendalian pencegahan fraud. Sementara untuk peluang dan rasionalisasi, semua BPR telah memiliki prosedur pengendalian pencegahan fraud.