Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media pembelajaran dalam memperkenalkan literasi keuangan kepada peserta didik usia dini di TK Harapan Indah, Kota Pontianak. Literasi keuangan dini dianggap sebagai keterampilan hidup esensial yang memungkinkan anak-anak memahami konsep sederhana tentang uang, menabung, dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dua guru dan lima belas anak dari kelompok B sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan media pembelajaran sederhana dan kontekstual, seperti mainan uang, celengan, permainan jual beli, dan simulasi minimarket, untuk memperkenalkan konsep-konsep keuangan dasar. Strategi yang digunakan meliputi permainan peran, simulasi, dan integrasi literasi keuangan ke dalam tema-tema pendidikan anak usia dini. Penggunaan media kontekstual membantu anak-anak mengkonkretkan konsep-konsep abstrak, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan sesuai dengan perkembangannya. Namun demikian, beberapa tantangan teridentifikasi, termasuk terbatasnya ketersediaan media, kompetensi guru yang kurang memadai dalam literasi keuangan, rentang perhatian anak yang pendek, dan kurangnya dukungan orang tua dan kurikulum. Untuk mengatasi masalah ini, para guru mengoptimalkan materi yang tersedia, menggunakan perangkat digital sederhana, berpartisipasi dalam pelatihan profesional, dan melibatkan orang tua dalam kegiatan menabung di rumah. Kesimpulannya, penggunaan media pembelajaran yang tepat dikombinasikan dengan strategi pengajaran yang kreatif dapat secara efektif memfasilitasi pembelajaran literasi keuangan pada anak usia dini. Literasi keuangan tidak hanya memperkenalkan anak-anak pada pengelolaan keuangan, tetapi juga menanamkan tanggung jawab, kemandirian, dan kebiasaan keuangan positif yang bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa depan. This study aims to explore the use of instructional media in introducing financial literacy to early childhood learners at TK Harapan Indah, Pontianak City. Early financial literacy is considered an essential life skill that enables children to understand simple concepts of money, saving, and distinguishing between needs and wants. This research employed a qualitative descriptive approach with two teachers and fifteen children from group B as participants. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed thematically. The findings reveal that teachers utilized simple and contextual learning media, such as play money, piggy banks, buying–selling games, and mini-market simulations, to introduce basic financial concepts. The strategies involved role play, simulation, and the integration of financial literacy into early childhood education themes. The use of contextual media helped children concretize abstract concepts, making the learning process more engaging and developmentally appropriate. Nevertheless, several challenges were identified, including limited availability of media, insufficient teacher competence in financial literacy, children’s short attention spans, and the lack of parental and curricular support. To address these issues, teachers optimized available materials, employed simple digital tools, participated in professional training, and involved parents in saving activities at home. In conclusion, the appropriate use of instructional media combined with creative teaching strategies can effectively facilitate financial literacy learning in early childhood. Financial literacy not only introduces children to money management but also instills responsibility, independence, and positive financial habits beneficial for their future lives.