Rosilawati, Meiti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN PADA PENGELOLAAN AIR LIMBAH RUMAH SAKIT (Studi Kasus RSUD Dr. Soedarso dan RSU St. Antonius) Rosilawati, Meiti
Jurnal Teknik Sipil No 1 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 EDISI JUNI 2015
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.377 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v15i1.16423

Abstract

Kota Pontianak adalah kota yang berada di tepi Sungai Kapuas.   Sungai ini merupakan urat nadi kehidupan masyarakat kota, karena selain digunakan untuk transportasi, juga digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci, perikanan air tawar, dan sebagai bahan baku air bersih. Kota Pontianak tidak memiliki saluran air limbah yang terpisah, sehingga seluruh air limbah yang berasal dari rumah-rumah penduduk, pasar, industri, rumah sakit, dan lain-lain, akan mengalir ke parit-parit yang menuju ke Sungai Kapuas. Air limbah rumah sakit merupakan salah satu sumber pencemar yang berbahaya karena mengandung senyawa organik yang cukup tinggi, senyawa-senyawa kimia berbahaya serta mikro-organisme patogen yang dapat mengakibatkan penyakit bagi masyarakat sekitarnya dan merusak ekosistem sungai. Oleh karena itu setiap rumah sakit diharuskan untuk memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).   Akan tetapi pada kenyataannya masih sangat sedikit rumah sakit yang telah memiliki IPAL yang memadai, sehingga air limbah   tersebut telah mencemari badan-badan air yang pada akhirnya ikut mencemari sungai Kapuas. Untuk mencapai manajemen pengelolaan air limbah yang menyeluruh dan terpadu maka diterapkan suatu sistem yang dikenal dengan Sistem Manajemen Lingkungan (SML). Manajemen pengelolaan air limbah mencakup kebijakan lingkungan yang ditetapkan oleh rumah sakit, seperti prosedur operasional standar atau peraturan-peraturan tentang limbah yang berlaku di rumah sakit, dan juga mencakup sumber daya manusia, dokumentasi, operasional dan pemeliharaan, hingga proses pengawasan dan evaluasi terhadap pengelolaan air limbah. Studi kasus di dalam tesis ini dilakukan pada dua rumah sakit besar di kota Pontianak, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soedarso dan Rumah Sakit Umum Santo Antonius. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, pemeriksaan dokumen, pengamatan kegiatan, pengamatan kondisi kerja, data pengujian, data pemantauan, dan catatan-catatan lainnya. Analisis data kualitatif menggunakan analisis Sistem Manajemen Lingkungan yang merupakan faktor internal di dalam analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats). Kesimpulan kesesuaian dengan peraturan tentang baku mutu limbah cair bagi fasilitas pelayanan kesehatan untuk hasil olahan IPAL RSUD Dr. Soedarso yang memenuhi persyaratan adalah 42,86 % sedangkan RSU St. Antonius 71,43 %.  Pengaruh komponen-komponen SML berturut-turut mulai dari yang terbesar adalah Dukungan Manajemen, Perencanaan, Pelaksanaan, Tindakan, dan Pemeriksaan. Hasil penilaian akhir dengan analisis SWOT adalah RSUD Dr. Soedarso menempati kuadran IV sedangkan RSU St. Antonius menempati kuadran I pada matrik kuadran SWOT, yang artinya bahwa RSUD Sr. Soedarso harus segera memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada dan mengendalikan kinerja internal untuk menghadapi tantangan besar, sementara RSU St. Antonius berada pada kondisi prima dan mantap,   sehingga dimungkinkan terus melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan maksimal. Kata-kata kunci: instalasi pengolahan air limbah rumah sakit, sistem manajemen lingkungan