Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN PENGARUH PENINGKATAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KETERSEDIAN INFRASTRUKTUR (Studi Kasus di Kota Pontianak Chairil, Ibnu
Jurnal Teknik Sipil No 1 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 EDISI JUNI 2015
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.611 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v15i1.25782

Abstract

Penduduk setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlahnya, hal ini erat hubungannya dengan  pemukiman penduduk pada suatu wilayah. Kondisi kepadatan pemukiman tersebut dimana tampak terjadi meningkatnya ketersediaan infrastruktur. Kebutuhan   infrastruktur dianalisis pada   beberapa   kawasan untuk itu perlu diketahui   karakteristik   masyarakat   pemukiman   tersebut. Faktor yang menyebabkan kebutuhan infrastruktur menjadi bertambah seiring dengan bertambah padatnya suatu pemukiman. Jumlah dan keadaan sarana dan prasarana   ada   tergantung   dari   kegiatan   masyarakat   yang   beragam.   Penelitian   ini dilakukan untuk mengetahui akibat tidak meratanya penyebaran penduduk di sebuah kota, dalam penelitian ini penyebaran penduduk di kota ponianak.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer berupa kondisi saluran drainase dan data sekunder berupa data curah hujan.Teknik analisis menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif dengan analisis statistik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebaran penduduk di Kota Pontianak berpusat pada Pontianak Timur, Pontianak Kota dan Pontianak Parat. Pontianak Timur dengan kepadatan paling tinggi di kelurahan Tanjung Hilir sebanyak 37,020 jiwa/Km2, Pontianak Kota dengan kepadatan paling tinggi di kelurahan Mariana sebanyak 19,666 jiwa/Km2 dan Pontianak Barat dengan kepadatan paling tinggi di kelurahan Sungai Beliung sebanyak 20,192 jiwa/Km2. Hasil uji validitas diperoleh bahwa nilai dari setiap item pertanyaan memiliki nilai Corrected Item-Total Correlation 0,3 yang artinya valid dan nilai reliabilitas dari daftar pertanyaan memiliki nilai Cronbach"™s Alpha 0,60 yang artinya reliabel. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepadatan penduduk yang dominan adalah jalan dengan nilai probabilitas sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya jalan berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk, persamahandengan nilai probabilitas sebesar 0,028 lebih kecil dari 0,05 yang artinya persampahan berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk, sanitasi dengan nilai probabilitas sebesar 0,045 lebih kecil dari 0,05 yang artinya sanitasi berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk, air bersih dengan nilai probabilitas sebesar 0,002 lebih kecil dari 0,05 yang artinya air bersih berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk dan drainase dengan nilai probabilitas sebesar 0,370 lebih besar dari 0,05 yang artinya drainase tidak berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk. Persebaran penduduk bisa merata di Kota Pontianak, maka pemerintah melakukan berbagai upaya seperti pemerataan pembangunan infrastruktur, penataan kawasan pemukiman dan melakukan pemerataan kawasan komersil dan kantor-kantor pemerintahan agar terciptanya penyebaran kepadatan penduduk di Kota Pontianak.    Kata kunci "“ kepadatan, penduduk, infrastruktur.
KAJIAN PENGARUH PENINGKATAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KETERSEDIAN INFRASTRUKTUR (Studi Kasus di Kota Pontianak) Chairil, Ibnu
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v17i2.42167

Abstract

Penduduk setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlahnya, hal ini erat hubungannya dengan  pemukiman penduduk pada suatu wilayah. Kondisi kepadatan pemukiman tersebut dimana tampak terjadi meningkatnya ketersediaan infrastruktur. Kebutuhan   infrastruktur dianalisis pada   beberapa   kawasan untuk itu perlu diketahui   karakteristik   masyarakat   pemukiman   tersebut. Faktor yang menyebabkan kebutuhan infrastruktur menjadi bertambah seiring dengan bertambah padatnya suatu pemukiman. Jumlah dan keadaan sarana dan prasarana   ada   tergantung   dari   kegiatan   masyarakat   yang   beragam.   Penelitian   ini dilakukan untuk mengetahui akibat tidak meratanya penyebaran penduduk di sebuah kota, dalam penelitian ini penyebaran penduduk di kota ponianak.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer berupa kondisi saluran drainase dan data sekunder berupa data curah hujan.Teknik analisis menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif dengan analisis statistik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebaran penduduk di Kota Pontianak berpusat pada Pontianak Timur, Pontianak Kota dan Pontianak Parat. Pontianak Timur dengan kepadatan paling tinggi di kelurahan Tanjung Hilir sebanyak 37,020 jiwa/Km2, Pontianak Kota dengan kepadatan paling tinggi di kelurahan Mariana sebanyak 19,666 jiwa/Km2 dan Pontianak Barat dengan kepadatan paling tinggi di kelurahan Sungai Beliung sebanyak 20,192 jiwa/Km2. Hasil uji validitas diperoleh bahwa nilai dari setiap item pertanyaan memiliki nilai Corrected Item-Total Correlation 0,3 yang artinya valid dan nilai reliabilitas dari daftar pertanyaan memiliki nilai Cronbach"™s Alpha 0,60 yang artinya reliabel. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepadatan penduduk yang dominan adalah jalan dengan nilai probabilitas sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya jalan berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk, persamahandengan nilai probabilitas sebesar 0,028 lebih kecil dari 0,05 yang artinya persampahan berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk, sanitasi dengan nilai probabilitas sebesar 0,045 lebih kecil dari 0,05 yang artinya sanitasi berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk, air bersih dengan nilai probabilitas sebesar 0,002 lebih kecil dari 0,05 yang artinya air bersih berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk dan drainase dengan nilai probabilitas sebesar 0,370 lebih besar dari 0,05 yang artinya drainase tidak berpengaruh signifikan terhadap kepadatan penduduk. Persebaran penduduk bisa merata di Kota Pontianak, maka pemerintah melakukan berbagai upaya seperti pemerataan pembangunan infrastruktur, penataan kawasan pemukiman dan melakukan pemerataan kawasan komersil dan kantor-kantor pemerintahan agar terciptanya penyebaran kepadatan penduduk di Kota Pontianak.    Kata kunci "“ kepadatan, penduduk, infrastruktur.