Infrastruktur jalan merupakan suatu sarana yang amat penting dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Keberadaan infrastruktur tersebut akan mendorong terjadinya peningkatan produktivitas bagi faktor-faktor produksi, dan sebaliknya apabila keberadaan infrastruktur tersebut diabaikan maka akan terjadi penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh infrastruktur jalan dalam menunjang pengembangan potensi di Kabupaten Bengkayang.Penelitian ini menggunakan teknik analisi regresi linier berganda. Sementara data yang digunakan adalah data sekunder yaitu menyangkut data-data status jalan di kecamatan, panjang jalan, panjang jalan per luas kecamatan, panjang jalan baik, dan panjang jalan rusak. Selanjutnya adalah data-data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) beserta sembilan komponennya sebagai indikator pertumbuhan ekonomi menurut pendekatan pendapatan.Berdasarkan analisis regresi (dengan tingkat signifikansi 0.05), diketahui bahwa variabel Panjang Jalan Baik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan PDRB kecamatan. Variabel Panjang Jalan Baik memberikan pengaruh yang besar terhadap PDRB Kecamatan (Y), dengan regresi Y = 129.228,72 + 15.252.15 X4 artinya variabel Panjang Jalan Baik (X4) mempunyai pengaruh positif terhadap variabel PDRB kecamatan (Y), dibandingkan 4 (empat) variabel lain yang juga diteliti. Jika dilihat dari data Panjang jalan yang tersedia saat ini yaitu 1.851,76 km, dan panjang jalan baik yaitu 155,86 km sekitar 8,4 % dari panjang jalan keseluruhan. Dengan demikian jika panjang jalan baik semakin meningkat maka diasumsikan situasi ekonomi di kecamatan juga meningkat. Kata Kunci : Infrastruktur Jalan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Analisis Regresi.