Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI PENENTUAN PRIORITAS PEMBANGUNAN JEMBATAN RANGKA BAJA DI KABUPATEN SINTANG Alexander, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 1 EDISI JUNI 2016
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.531 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v16i1.24387

Abstract

Pembangunan jembatan rangka baja di ruas - ruas jalan kabupaten di Kabupaten Sintang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sintang. Keterbatasan   kemampuan keuangan   Pemerintah Kabupaten Sintang yang dialokasikan setiap tahunnya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang menjadi sebuah kendala dalam merealisasikan rencana pembangunan jembatan rangka baja, dimana pembiayaan untuk pembangunan jembatan permanen yang berbahan rangka baja   sangatlah besar, maka dalam hal ini para stakeholder atau pengambil keputusan dituntut untuk mampu mempertimbangkan dan memutuskan   pembangunan jembatan rangka baja mana saja yang harus mendapat prioritas pertama, kedua, ketiga dan seterusnya, jangan sampai titik pembangunan jembatan rangka baja yang terpilih tersebut hanya mengacu kepada biaya konstruksi terkecil saja, atau aksebilitas saja, ataupun berdasarkan nilai kawasan strategis saja. Tentunya dalam hal ini diperlukan suatu analisis yang dapat mengintegrasikan   berbagai kriteria, sehingga menghasilkan bobot maksimum yang dapat dijadikan dasar suatu keputusan sebagai alternatif pilihan yang terbaik. Metode penelitian dipaparkan secara deskriptif menjelaskan penentuan skala prioritas pembangunan jembatan rangka baja di Kabupaten Sintang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer berupa kuisioner yang disebarkan serta data sekunder berupa data jumlah penduduk ,data komiditi unggulan, dan lain sebagainya. Teknik analisis menggunakan analisis kualitatif dengan menggunakan kuesioner dan analisis kuantitatif dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan diperoleh hasil penelitian menunjukkan prioritas pembangunan jembatan rangka baja di Kabupaten Sintang berdasarkan dari nilai prioritas diperoleh urutan yaitu pembangunan jembatan rangka baja Melawi II memiliki prioritas pertama dengan nilai 0,318675, selanjutnya pembangunan jembatan rangka baja Melawi III memiliki prioritas kedua dengan nilai 0,300007, kemudian pembangunan jembatan rangka baja Sungai Sepauk memiliki prioritas ketiga dengan nilai 0,209123, selanjutnya pembangunan jembatan rangka baja Sungai Tebidah memiliki prioritas keempat dengan nilai 0,088476, dan terakhir pembangunan jembatan rangka baja Sungai Sekalan memiliki prioritas kelima dengan nilai 0,083720.Kata-kata kunci: Jembatan, Rangka Baja, Prioritas, AHP.