Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Prarancangan Infrastruktur Industri Biodiesel Dari Palm Sludge Oil Kapasitas 600.000 Ton/Tahun Dengan Proses Transesterifikasi Methanol-Potassium Methylate-Toluena Julianto, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 NO 2 EDISI DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.277 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v15i2.25772

Abstract

Pembangunan infrastruktur industri biodiesel merupakan suatu kegiatan yang amat penting dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Biodiesel menjadi pengganti bahan bakar minyak Solar yang dari tahun ke tahun mengalami penurunan kuantitas dan menjadi habis karena naiknya permintaan. Salah satu sumber bahan baku biodiesel adalah palm sludge oil atau minyak kotor dari kolam limbah pabrik kelapa sawit. Palm Sludge Oil sampai sekarang masih belum dimanfaatkan secara maksimal karena mudah beku pada suhu 25oC dan kadar asam lemak bebas melebihi 80%. Kalimantan Barat pada tahun 2016 menghasilkan Crude Palm Oil sebesar 12,3 juta ton dengan luas lahan 4,51 juta hektar dengan tanaman menghasilkan 11,6 juta ton tandan buah segar terdiri dari 13 Kabupaten/kota, 411 unit perusahaan perkebunan, 64 unit Pabrik Minyak Kelapa Sawit kapasitas produksi 2.557 ton tandan buah segar/jam. Jika di Kalimantan Barat dibangun Pabrik Biodiesel, diasumsikan 15% Crude Palm Oil dari 1.039.600 ton/bulan terbuang di kolam limbah sebagai Palm Sludge Oil dikonversi menjadi Biodiesel 20 (B20) sebesar 280.692 ton setara 318.968 kiloliter. Palm Sludge Oil yang berasal dari kolam limbah pabrik kelapa sawit mengandung asam lemak bebas yang tinggi sekitar 80% dapat dikonversi menjadi biodiesel atau Fatty Acid Methyl   Ester dengan proses transesterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancang awal (outline business case) infrastruktur industri biodiesel berupa Front End Engineering Desain berdasarkan data kondisi operasional hasil Laboratorium sintesis biodiesel dari palm sludge oil dengan proses transesterifikasi methanol-potassium methylate-toluena. Kondisi proses pembuatan Biodiesel Transesterifikasi pada 65oC, 120 menit, 300 rpm, 1 atm   dengan komposisi palm sludge oil=2.394,0 mL, CH3KO=104,1 mL dan menghasilkan Biodiesel 100/B100=2.500 mL. Uji mutu palm sludge oil (SNI 01-2901-2006 CPO) dan uji mutu produk biodiesel (SNI 7182-2015 Biodiesel) sesuai persyaratan mutu parameter SNI, dan investasi pembangunan infrastruktur industri biodiesel dari palm sludge oil kapasitas 600.000 ton/tahun adalah layak, menguntungkan dan resiko rendah dengan hasil analisa kelayakan bisnis sebagai berikut : umur pabrik 25 tahun; modal investasi Rp 500.000.000.000,00; biaya produksi Rp 200.000.000.000,00/bulan; hasil penjualan produk Rp 1.592.529.400.000,00/bulan; keuntungan bersih Rp 1.092.210.300.000,00/bulan; nilai return cost ratio (R/C1) sebesar 3,2 berarti proyek bernilai ekonomis; nilai benefit cost ratio (B/C1) sebesar 2,2 berarti investasi menguntungkan; nilai pay back period sebesar (PBP10 year) sebesar 2,4 tahun berarti pengembalian modal investasi cepat; nilai break event point produksi Rp 4.019,00/L (riil Rp 2.653,00/L); nilai break event point harga Rp 5.860,00/L (riil Rp 5.671,00/L dan riil regulasi pemerintah Rp 8.941,00/L).  Kata kunci :pra rancangan infrastruktur industri biodiesel, palm sludge oil, biodiesel, standar mutu, kelayakan bisnis