Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GOVERNMENT & HOUSEHOLD CONSUMPTION PATTERNS IN SURABAYA Wijayanto, Indra
JEA17: Jurnal Ekonomi Akuntansi Vol 8 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jea17.v8i2.9507

Abstract

The level of household, LNPRT, and government consumption is generally seen as a measure of economic development. This reverse relationship, however, has never been studied. The purpose of this research is to analyze how the subsequent year's household and government spending will be influenced by the rate of economic growth. Using secondary data from BPS, this study quantitatively examines the municipal government of Surabaya from 2011 to 2022. The results showed that both household and government spending in Surabaya rose as the city's economy grew.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI KSPPS “JANNATUL MA'WAH 86” GEDEK MOJOKERTO PERSPEKTIF SUMBER DAYA MANUSIA KSPPS , Sumber daya Manusia, kemadirian ekonomi Basroni, Naam Fajar; Wijayanto, Indra; Hidayat, Ujang Syaiful
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.13694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi perempuan melalui KSPPS "Jannatul Ma'wah 86" di Gedek, Mojokerto, dengan perspektif sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana seluruh pengurus KSPPS menjadi informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSPPS Jannatul Ma'wah 86 berhasil menciptakan ekosistem pemberdayaan perempuan melalui pendekatan berbasis SDM dan teori pemberdayaan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggota, tetapi juga mendorong partisipasi aktif mereka dalam kegiatan ekonomi.Teori pemberdayaan Paulo Freire (1970) yang menekankan pentingnya pembelajaran transformatif tercermin dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh koperasi. Selain itu, dimensi pemberdayaan perempuan menurut Naila Kabeer (1999), yang meliputi sumber daya (resources), keagenan (agency), dan pencapaian (achievements), juga terintegrasi dalam operasional koperasi ini. Dengan pendekatan yang holistik, KSPPS Jannatul Ma'wah 86 mampu menjadi katalisator dalam memperkuat kemandirian ekonomi perempuan dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Penguatan Tata Kelola Keuangan dan Akuntabilitas Yayasan Muslimat NU "Al Ichlas" di Mojokerto Melalui Pendampingan Manajemen dan Akuntansi Hidayat, Ujang Syaiful; Pratiwi, Yanna Eka; Lastianti, Siwidyah Desi; Wijayanto, Indra; Budiarti, Ida; Muryani, Endang
Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/dinamis.v5i2.11270

Abstract

Yayasan pendidikan nirlaba pada tingkat lokal masih menghadapi persoalan struktural dalam tata kelola keuangan, khususnya terkait pencatatan transaksi yang bersifat manual, ketidakterpaduan laporan keuangan antarunit, serta rendahnya pemahaman pengelola terhadap prinsip akuntabilitas dan pelaporan keuangan organisasi nirlaba. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada Yayasan Muslimat NU “Al Ichlas” di Mojokerto, yang mengelola beberapa unit pendidikan namun belum didukung oleh sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang tertib dan terstandar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola keuangan dan meningkatkan akuntabilitas yayasan melalui pendampingan manajemen dan akuntansi. Pendekatan yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang dilaksanakan melalui diskusi kelompok terarah, penyampaian materi, serta praktik langsung pencatatan dan penyusunan laporan keuangan berdasarkan kondisi riil yayasan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus dan karyawan yayasan dalam pengelolaan keuangan organisasi nirlaba, terutama pada aspek pengakuan transaksi, pemisahan jenis dana, dan penyusunan laporan keuangan yang lebih sistematis. Luaran konkret dari kegiatan ini meliputi tersusunnya format pencatatan keuangan sederhana, format laporan penerimaan dan penggunaan dana yayasan, serta panduan dasar pengelolaan keuangan organisasi nirlaba yang digunakan sebagai acuan operasional yayasan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan praktik transparansi dan akuntabilitas keuangan serta menjadi landasan awal bagi pengembangan sistem akuntansi yayasan yang lebih terintegrasi.
Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai Dasar Penetapan Harga Jual Home Industri Tahu di Pandaan Hidayat, Ujang Syaiful; Lastianti, Siwidyah Desi; Pratiwi, Yanna Eka; Budiarti, Ida; Wijayanto, Indra
Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/dinamis.v6i1.12172

Abstract

Home Industri Tahu di Pandaan merupakan salah satu usaha mikro yang berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan mendukung perekonomian lokal. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam menentukan harga jual produk karena belum melakukan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam menghitung HPP sebagai dasar penetapan harga jual yang lebih akurat. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan, pendampingan perhitungan biaya produksi, serta evaluasi hasil kegiatan. Pendampingan dilakukan dengan mengidentifikasi biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik yang terlibat dalam proses produksi tahu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu menyusun perhitungan HPP secara sistematis dan menetapkan harga jual berdasarkan biaya produksi yang sebenarnya. Kegiatan ini membantu mitra dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, efisiensi usaha, dan keberlanjutan usaha secara jangka panjang.