Mekanika Teknik merupakan bidang ilmu utama untuk perilaku struktur untuk menahan beban yang bekerja. Mata pelajaran ini memerlukan pemahaman konsep yang detail dan memerlukan penjelasan luas pada materinya. Kegiatan pembelajaran sering mengalami masalah. Mulai dari proses pembelajaran itu sendiri sampai kegagalan komunikasi yang terjadi antara guru dan siswa. Untuk menghindari masalah-masalah diatas, guru dapat menyusun strategi pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar dengan pendekatan yang bisa merubah pola fikir siswa, dimana siswa dituntut untuk tidak hanya menghafal namun juga dapat memahami isi materi tersebut. Modul dengan pendekatan kontekstual yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah modul yang dikembangkan menekankan pada pemunculan masalah yang berhubungan dengan kehidupan nyata (sehari-hari). Masalah yang dimunculkan harus sesuai dengan konsep materi yang dipelajari. Pengembangan modul dengan pendekatan kontekstual ini diharapkan dapat membuat siswa lebih tertarik pada pembelajaran Mekanika Teknik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah modul dengan pendekatan kontekstual layak digunakan untuk kegiatan kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Tahapan-tahapan penelitianya yaitu: menganalisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain modul, validasi desain, revisi modul dan pengujian modul. Sedangkan tahap produksi masal tidak dilaksanakan. Tahap pengujian modul dilakukan melalui penelitian dengan sasaran penelitian siswa kelas X TKBB 2 di SMKN 2 Bojonegoro. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengembangan modul dengan pendekatan kontekstual pada pembelajaran Mekanika Teknik untuk siswa kelas X TKBB SMK Negeri 2 Bojonegoro layak digunakan dengan hasil akhir nilai validator sebesar 4,58 dengan kategori sangat baik. Implementasi modul dengan pendekatan kontekstual didapatkan hasil belajar 74,1 % siswa tuntas belajar dengan nilai rata-rata kelas sebesar 75,7. Dalam 3 pertemuan pembelajaran terlaksana dengan baik. Kegiatan guru di kelas mendapat nilai sebesar 73,6 %, 77,8% dan 77,13%. Aktifitas siswa mendapat nilai sebesar 88%, 89% dan 89%. Siswa juga merespon dengan baik atas pembelajaran ditunjukkan oleh nilai sebesar 79,4 %. Kata Kunci : Pengembangan, Modul, Pendekatan Kontekstual, Mekanika Teknik. Abstract Structural Analisis is main science field for structure behavior toward working force. This subject required detail concept understanding and a lot of explanation on it material. Teaching and learning activities is often experiencing problems. Start from learning process itself until the fail of communication occurred between teacher and student. To avoid the problems mentioned above, teacher may establish learning strategy by using many media and learning sources with approach which may changes student thinking behavior, where student required to not only memorize but also understanding contents of that material. Module with contextual approach mentioned in this research is module that developed to emphasizes on problem appearance correlated with real life (daily life). The problems appeared must be corresponding to the concept of material learned. The development of module with this contextual approach expected to make student being more interested to the subject of Structural Analisis. The aim of this research was to know whether module with contextual approach is proper to be used for teaching and learning activity. Research method used in this research was Research and Development (R&D). Steps of research were: analyzing problem and potential, collecting data, module design, design validation, module revision, and module testing, while step of mass production was not conducted. Step of module testing conducted through research with research target were grader X TKBB 2 in SMKN 2 Bojonegoro. Result of the research obtained that development of module with contextual approach on learning of Structural Analisis for grader X TKBB SMK Negeri 2 Bojonegoro is proper to be used with final score from validators is 4.58 with very good category. The implementation of module with contextual approach obtained learning achievement 74.1% of students were completed their learning with classical average score 75.7. Within 3 lessons, teaching and learning conducted well. Teacher activity in the classroom obtained score respectively 73.6%, 77.8%, and 77.13%. Student activity obtained score respectively 88%, 89%, and 89%. Student also gave good response on teaching and learning that shown by the obtained score 79.4%. Keywords: Development, Module, Contextual Approach, Structural Analisis