Abstrak Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh peneliti terhadap pembelajaran khususnya Geografi kelas X SMAN 2 Jombang, ditemukan bahwa pembelajaran bersifat konvensional atau satu arah dan guru tidak menggunakan media pembelajaran sebagai alat bantu dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Guru tidak menggunakan model pembelajaran yang tepat dan bervariatif, serta guru tidak membuat perencanaan yang baik sehingga alur pembelajaran menjadi tidak jelas. Akibat dari itu semua berdampak terhadap hasil pembelajaran siswa yang menurun. Berdasarkan temuan masalah tersebut, maka diperlukan solusi untuk mengatasinya. Solusi yang sesuai dengan permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan media belajar Pop Up. Penelitian ini menggunakan metode pemelitian ASSURE (Analize learner,State objectives, Select,modify or design materials, Utilitize media and materials, Require Learner Participation, Evaluate) yang terdiri dari enam tahapan, yaitu analisis, merumuskan standart dan tujuan pembelajaran, memilih strategi, metode, media dan bahan ajar, penggunaan media dan bahan ajar, partisipasi siswa, dan evaluasi. pengumpulan data penelitian, peneliti menggunakan instrumen lembar observasi dan tes. Lembar observasi digunakan untuk mengamati aktivitas siswa dan guru sedangkan tes digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan media belajar Pop Up dinyatakan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar dengan penilaian kelayakan terhadap bahan ajar oleh guru Geografi sebesar 94,6% dan ahli media sebesar 92,85%. Media belajar Pop Up juga mendapatkan respon sangat baik dari siswa sebesar 83,8%. Hal ini didukung dengan hasil observasi peneliti selama proses pembelajaran meliputi aktivitas siswa selama menggunakan media belajar Pop Up sebesar 83,3% dan guru sebesar 88,77%. Untuk penelitian hasil belajar siswa antara kedua kelas terjadi perbedaan. Melalui uji t-test diketahui ada perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terhadap penggunaan media belajar Pop Up. Pembelajaran dengan menggunakan media belajar Pop Up menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan siswa yang tidak menggunakan media belajar Pop Up dengan hasil perhitungan p (signifikansi) = 0,002, dimana p < α ; 0,002 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar (posttest) antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Kata kunci : Kelayakan media belajar Pop Up, respon siswa, hasil belajar siswa Abstract Based on observations made by researchers to study particular geography class X SMAN 2 Jombang, it was found that the learning is conventional or one direction and teachers do not use the media as a learning tool in delivering learning material to learners. Teachers do not use appropriate learning models and varied, and teachers do not make good planning so that the process of learning path becomes unclear. It has an impact on student learning outcomes. Based on the findings of these problems, it needs solutions to overcome them. The solution appropriate is to use the Pop Up media. This study uses method assure that consists of six stages, such as analyzing, formulating standards and learning objectives, selecting strategies, methods, media and teaching materials, using media and teaching materials, student participation, and evaluation. For the collection of research data, the researcher used observation and test sheet instruments. Observation sheet was used for observing the activity of students and teachers while tests were used to measure student learning outcomes. The results showed a Pop Up media is properly used as teaching materials with a feasibility assessment of the teaching materials by teachers of Geography of 94.6% and 92.85% of media experts. The Pop Up media also gets very good response from students, 83.8%. This is supported by the result of observation of the researcher during the learning process including student activities during using the Pop Up media of students 83.3% and 88.77% of teachers. There is a difference of the research of student learning outcomes between, these two classes. It is known there is a difference between the experimental class and control class on the use the Pop Up media. Learning by using Pop Up media shows better results than students who do not use the Pop Up media with the calculation results p (significance) = 0.002, where p <α; 0,002 <0,05 so that H0 rejected and H1 accepted. It shows the differences in learning outcomes (posttest) between control and experimental class class. Keywords: Feasibility Pop Up media, student response, student learning.