Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram tanpa memandang masa kehamilan. BBLR masih merupakan masalah di bidang kesehatan terutama kesehatan kelahiran bayi. Pada tahun 2015 kejadian BBLR di Kabupaten Lamongan meningkat hampir dua kali lipat dari tahun 2014 yaitu 727 kasus BBLR dari 17.512 bayi lahir hidup. Kecamatan Lamongan memiliki kasus BBLR yang paling tertinggi dari kecamatan lainnya yaitu sebanyak 46 kasus (6,33%) dari 942 bayi lahir hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat sosial ekonomi, karakteristik ibu hamil dan perilaku ibu hamil serta faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Lamongan tahun 2015. Metode penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan rancangan case control dengan teknik matching yaitu memilih subjek control yang sama dengan kondisi subjek kasus. Pengambilan sampel area dilakukan secara purposive sampling yang didasarkan pada seluruh kasus BBLR sebanyak 46 kasus di daerah penelitian dan ditambah 46 kasus control. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji chi-square dan regresi logistik ganda dengan menggunakan SPSS. Hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa variabel dari sosial ekonomi ibu yang mempengaruhi kejadian bayi dengan BBLR adalah penghasilan keluarga ibu (p=0,01) sedangkan tingkat pendidikan ibu (p=0,549) dan status keluarga ibu (p=0,403) tidak mempengaruhi kejadian BBLR. Variabel karakteristik ibu hamil yang mempengaruhi kejadian bayi dengan BBLR adalah lama kehamilan ibu (p=0,01) dan penambahan berat badan ibu (p=0,033) sedangkan usia ibu (p=0,520), paritas ( p=0,664), dan jarak persalinan (p=1,000) tidak mempengaruhi kejadian BBLR. Variabel perilaku ibu hamil yang mempengaruhi kejadian bayi dengan BBLR adalah olahraga (p=0,023) sedangkan jam istirahat (p=1,000), frekuensi berdekatan dengan perokok (p=1,000), banyak Fe yang dikonsumsi ( p=0,714) dan keadaan gizi (p=0,235) tidak mempengaruhi kejadian BBLR. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian bayi dengan BBLR dengan menggunakan uji regresi logistic ganda adalah faktor penghasilan keluarga ibu (p=0,01) dan lama kehamilan ibu ( p=0,01). Kata Kunci : BBLR, Tingkat Sosial Ekonomi, Karakteristik Ibu Hamil, Perilaku Ibu Hamil. Low Birth Weight Infant is baby that birth with weight under 2,500 grams with not consider length of pregnancy. Low Birth Weight Infant is still the problem in health domain especially in baby birth healthy. In 2015 cases of Low Birth Weight Infant at Lamongan increased almost two times than cases in 2014 that were 727 cases of 17,512 life birth. District of Lamongan had highest cases of Low Birth Weight Infant than other district that were 46 cases (6.33%) of 942 life birth. The aims of this research were to know the effect of socioeconomic level, characteristic and behavior of pregnant mother also the most affecting factor toward cases of Low Birth Weight Infant at working area of Puskesmas Lamongan in 2015. Method of this research is analytical survey by using case control design with matching technique which is subject control that equal with case subject condition. Sampling area conducted by purposive sampling based on total 46 cases of Low Birth Weight Infant in research area added with 46 cases control. Data analysis techniques were using chi-square and multiple logistic regressions by using SPSS. The analysis result by using chi-square shows that variable of mothers socioeconomic affecting cases of Low Birth Weight Infant is mothers family income (p=0.01), while mothers education level (p=0.549) and mother family status (p=0.403) were not affecting cases of Low Birth Weight Infant. Variable of pregnant mother characteristic which affecting cases of Low Birth Weight Infant are the length of pregnancy (p=0.01) and mothers weight gain (p=0.033), while mothers age (p=0.520), parity (p=0.664), and birth interval (p=1.000) were not affecting cases of Low Birth Weight Infant. The most affecting factor toward cases Low Birth Weight Infant by using multiple logistic regressions are factors of mother family income (p=0.01) and length of pregnancy (p=0.01). Keywords: Low Birth Weight Infant, socioeconomic level, pregnant mothers characteristic, pregnant mother behavior