This Author published in this journals
All Journal Swara Bhumi
DIAZ BAGA, VERONIKA
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSISTENSI NELAYAN TRADISIONAL DI KELURAHAN KEDUNG COWEK KECAMATAN BULAK KOTA SURABAYA DIAZ BAGA, VERONIKA
Swara Bhumi Vol 0, No 04 (2017): Volume IV nomor 4 tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sepanjang pesisir pantai Surabaya yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan, mereka menggantungkan hidupnya pada hasil laut. Surabaya adalah sebuah kota besar yang memberikan harapan dan peluang pada penduduknya untuk berkembang meningkatkan kesejahteraan taraf hidup dengan menyediakan berbagai bidang lapangan pekerjaan, seperti: pegawai kantoran, berdagang, aparat negara dan lain sebagainya, tetapi masyarakat pesisir pantai surabaya memilih tetap eksis berprofesi sebagai nelayan. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, yang sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai nelayan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) faktor-faktor apakah yang mempengaruhi eksistensi nelayan tradisional di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya. 2) faktor apa yang paling berpengaruh terhadap eksistensi nelayan di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya. . Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang bersifat penjelasan dengan tujuan menjelaskan hubungan kasual antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan tradisional di kelurahan Kedung Cowek sebayak 545 dengan jumlah sampel sebanyak 146. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah desain pengukuran skala Guttaman, analisa bivariat, dan analisis multivariat. Hasil penelitian melalui chi square diketahui bahwa pendidikan, tradisi/budaya, pendapatan, masa kerja, keterampilan, bantuan pemerintah  ada pengaruh yang signifikan antara eksistensi (p = 0,000) terhadap eksistensi nelayan tradisional. Hasil penelitian melalui uji regresi logistik berganda secara bersama-sama diketahui bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap eksistensi nelayan tradisional adalah tradisi/budaya (0,000). Sedangkan variabel yang tidak berpengarug signifikan terhadap eksistensi nelayan tradisional adalah (p = 0,203). Kata Kunci: : Tradisi/budaya, eksistensi,dan nelayan tradisional Abstract Along the coast of Surabaya predominantly fishermen, they are dependent on the sea. Surabaya is a big city that gives hope and opportunity to the population to grow to improve the welfare standards of living by providing various fields of employment, such as: office employees, trade, state officials and so forth, but coastal communities Surabaya choose exist fishermen. This research was conducted in the Village Kedung Cowek, District of Bulak, Surabaya, the largely traditional livelihood as fishermen. This study aims to determine, 1) what factors affecting the existence of traditional fishing in the Village Kedung Cowek, District of Bulak, Surabaya,. 2) what factors most influence on the existence of a fisherman in the village of Kedung Cowek, District of Bulak, Surabaya. , This type of research is exploratory research that is the explanation with the purpose of interpreting a casual relationship between the independent variable on the dependent variable. The population in this study are all traditional fishing villages Kedung Cowek sebayak 545 with a sample size of 146. Data collection techniques are observation, documentation, and questionnaire. Analysis of the data used is the design Guttaman scale measurement, analysis, bivariate, and multivariate analysis. The results of research through the chi square is known that education, tradition / culture, income, employment, skills, government aid is no significant relationship between the existence (p = 0.000) to the existence of traditional fishing. Research results through multiple logistic regression test together known that the variables that significantly influence the existence of traditional fishing is a tradition / culture (0,000). While the variables that are not significant berpengarug to the existence of traditional fishing is (p = 0.203). Keywords : Tradition / culture, existence and traditional fishing
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSISTENSI NELAYAN TRADISIONAL DI KELURAHAN KEDUNG COWEK KECAMATAN BULAK KOTA SURABAYA DIAZ BAGA, VERONIKA
Swara Bhumi Vol 0, No 04 (2017): Volume IV nomor 4 tahun 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak                     Sepanjang pantai Surabaya hidup orang-orang yang bekerja sebagian besar sebagai nelayan, mereka bergantung pada laut. Surabaya adalah kota besar yang memberikan harapan dan kesempatan untuk penduduk untuk meningkatkan standar kesejahteraan hidup dengan menyediakan berbagai bidang pekerjaan, seperti: pegawai kantor, pedagang, pejabat negara dan sebagainya, tetapi masyarakat di pesisir Surabaya memilih nelayan sebagai pekerjaan mereka. Penelitian ini dilakukan di Kedung Cowek Desa, Kecamatan Bulak, Surabaya, dimana sebagian besar orang adalah nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan, 1) faktor-faktor apakah yang mempengaruhi eksistensi nelayan tradisional di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya. 2) faktor apa yang paling berpengaruh terhadap eksistensi nelayan di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penjelasan dengan tujuan menafsirkan hubungan kasual antara variabel independen terhadap variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah 545 nelayan tradisional desa Kedung Cowek, dengan 146 dari mereka sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah desain pengukuran skala Guttaman, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Hasil penelitian dengan menggunakan chi square diketahui bahwa pendidikan, tradisi/budaya, pendapatan, pekerjaan, keterampilan, bantuan pemerintah tidak memiliki hubungan yang signifikan antara keberadaan (p = 0,000) dengan keberadaan nelayan tradisional. Hasil penelitian dengan menggunakan uji regresi logistik berganda diketahui bahwa variabel yang signifikan mempengaruhi keberadaan nelayan tradisional adalah tradisi / budaya (0,000). Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keberadaan nelayan tradisional adalah variabel masa kerja (p = 0,096 ) dan variabel keterampilan (p = 0,088). Kata Kunci: : Tradisi/budaya, eksistensi,dan nelayan tradisional