This Author published in this journals
All Journal Swara Bhumi
DANANG SETIAWAN, SUDIBYO
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERILAKU PETERNAK SAPI PERAH MENJAGA KUALITAS SUSU SAPI DI DESA SINGOSARI KECAMATAN MOJOSONGO KABUPATEN BOYOLALI DANANG SETIAWAN, SUDIBYO
Swara Bhumi Vol 4, No 5 (2017): Volume 4 Nomor 5 Yudisium 89
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kabupaten Boyolali merupakan wilayah penting dalam perekonomian di Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Boyolali terkenal sebagai sentra penghasil susu sapi perah khususnya di Desa Singosari Kecamatan Mojosongo. Peternakan susu sapi perah di Desa Singosari ini membuat perekonomian di Kabupaten Boyolali menyumbang pendapatan yang cukup besar baik bagi Kabupaten Boyolali maupun Provinsi Jawa Tengah pada umumnya. Desa Singosari berperan penting dalam produktifitas susu di Kecamatan Mojosongo. Hal tersebut di karenakan penduduk Desa Singosari mayoritas merupakan peternak sapi perah dengan jumlah kepemilikan sapi yang banyak mempengaruhi tingginya produktifitas susu di Kecamatan Mojosongo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskribsikan perilaku dalam menjaga kualitas susu sapi dan cara pengelolaan yang dilakukan peternak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 849 KK dengan jumlah sampel sebesar 90 responden. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan kuesioner, dan dokumentasi. Data primer penelitian berupa kebersihan kandang, kualitas dan kuantitas pakan, proses pewadahan dan pemasaran susu. Berdasarkan hasil analisis Desa Singosari merupakan desa dengan jumlah peternak dan hasil susu terbanyak di Kecamatan Mojosongo. Perilaku peternak berpengaruh terhadap kualitas susu sapi perah, perilaku itu terbagi atas kebersihan kandang, kualitas dan kuantitas pakan tambahan. Kurangnya konsentrasi dalam pengelolaan peternakan mengakibatkan peternak dengan kepemilikan kurang dari 4 ekor tidak memenuhi standar dalam kebersihan kandang, kualitas dan kuantitas pakan, proses pembersihan wadah dan pemasaran susu. Proses pemasaran susu yang dilakukan olek peternak juga kurang baik karena tergantung terhadap tengkulak. Kata kunci : Perilaku peternak, Kualitas susu Abstract Boyolali is the important economy’s area in Central Java province. Boyolali is a famous areas as the center of the cow’s milk-producing, especially in the of Singosari village, Mojosongo subdistrict. Cow’s farm in Singosari village contributes a great enough incomes of the economy in Boyolali dan Central Java. Singosari village have the important role of milk productivity in Mojosongo Subdistrict. That is caused the majority of Singosari villagers are cow’s farmers with the high number of cow’s holdings which many affect the high productivity of milk in the Mojosongo Subdistrict. The purpose of the research is to discribe the behavior of farmer to keep the quality of cow’s milk and menagement methode. This research is quantitative research with descriptive analys method. The population of this research is 849 family with 90 respondence. The research methode is using interview method with quetioner dan documentation. The primary data is cage sanitation, quantity and quality of food, collected methode and milk marketing . Based on analysis result, Singosari village is the village with the greatest number of farmer and milk product in Mojosongo subdistrict. The farmer behavior is effected in quality of cow’s milk, these behavior are divided into cage sanitation, quality and quantity of additional food. Because of the minimum concentration in farm management, the farmer which have the cow less than four is not complying the standard in cage sanitation, quality and quantity of food, collected methode and milk marketing. The milk marketing is not enough good because its depend on the broker. Keywords : farmer behavior, quality of milk