Keberadaan pedagang kaki lima merupakan sektor informal yang tidak lepas dari kegiatan ekonomi perkotaan. Pedagang kaki lima masih menjadi pilihan masyarakat dalam berbelanja memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jalan Benteng Pancasila Kota Mojokerto dipilih pemerintah untuk mensetralkan pedagang kaki lima di Kota Mojokerto agar lebih tertata rapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ekonomi dan lingkungan pedagang kaki lima di Jalan Benteng Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan Pedagang kaki lima sebagai populasi dan sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang kaki lima di Jalan Benteng Pancasila dan pengunjung sebagai penguat. Pengambilan sampel menggunakan teknik insidental. Hasil penelitian menunjukkan, kondisi ekonomi pedagang kaki lima yaitu ada berbagai jenis dagangan yang dijual oleh pedagang kaki lima dengan jenis dagangan pakaian dan makanan yang paling mendominasi. Lama waktu operasional pedagang dengan durasi hingga 12 jam sebesar 73% dan durasi tidak sampai 12 jam sebesar 27 %.Kondisi omset penjualan pedagang yang tidak mengalami penurunan sebesar 62% dan yang mengalami penurunan omset penjualan sebesar 38%. Pengunjung yang berasal dari luar Kota Mojokerto memiliki presentase sebesar 54%. Intesitas kemacetan di Jalan Benteng Pancasila terjadi tidak setiap hari yang lebih disebabkan oleh volume kendaraan. Kebersihan dan Tempat sampah di Jalan Benteng Pancasila presentase tertinggi dalam kategori baik dan kesigapan petugas kebersihan menurut responden sigap dengan presentase 95%.