Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana asal-usul Tari Branya? Rampak Prapatan, dan bagaimana karakteristik Tari Branya? Rampak Prapatan. Penelitian ini dilakukan di Desa Slopeng Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep terhadap objek penelitian, yaitu Tari Branya? Rampak Prapatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai cara, meliputi: studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi.Berdasarkan penelitian yang dilakukan, Tari Branya? Rampak Prapatan merupakan tari gubahan baru yang diciptakan oleh seniman kelompok ?Rukun Perawas? bersama dengan seniman tari bernama Taufickurrahman pada tahun 2002. Tari Branya? Rampak Prapatan ditampilkan sebagai tari pembuka dalam pertunjukan Topèng Dhâlâng kelompok ?Rukun Perawas?, serta sebagai taria lepas yang tidak terikat dengan pertunjukan, seperti tari penyambutan tamu, tari pengiring pengantin, dan sebagainya. Karakteristik Tari Branya? Rampak Prapatan terletak pada karakter gerak dan musik pengiringnya. Karakter gerak dalam Tari Branya? Rampak Prapatan terdapat tiga karakter, yaitu kasar, alosan, dan branya?/têngngaan. Masing-masing karakter gerak tersebut diiringi dengan tiga gending yang berbeda pula, meliputi gending Sawungrono, Miskalan, dan Nang-Nong. Busana yang digunakan juga merupakan busana khas topeng gaya Dasuk. Sedangkan karakter topeng yang digunakan memiliki warna dasar putih. Warna dasar putih, secara universil melambangkan satriya utama (masih muda), kesucian. Bentuk hidung ?pangotan, bentuk mata ?thelengan?, bentuk alis melengkung agak tebal, berkumis tipis, bentuk mulut bibir setengah terbuka dan memakai godek.Kata kunci : Karakteristik Tari Branya? Rampak Prapatan