This Author published in this journals
All Journal APRON
MAYANGSARI, HENI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BENTUK PERTUNJUKAN PAPERMOON PUPPET THEATRE DALAM CERITA “SECANGKIR KOPI DARI PLAYA” MAYANGSARI, HENI
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 13 (2019)
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Papermoon Puppet Theater adalah salah satu Komunitas Teater Boneka yang berdiri pada tahun 2006 di Yogyakarta. Papermoon Puppet Theater memiliki studio atau bengkel yang biasanya digunakan untuk latihan membuat poperti atau setting, melakukan kunjungan terbuka dan workshop bersama. Teater yang berbasis di Yogyakarta ini tidak hanya menunjukkan karyanya didalam negeri, tetapi juga diluar negeri seperti Malaysia, Korea, India, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Singapura, dan Filipina. Biasanya Papermoon Puppet Teater melakukan residensi keluar negeri untuk belajar sekaligus menemukan rekan baru dalam komunitas teater boneka. Untuk menjangkau publik yang lebih luas, Papermoon Puppet Teater tidak hanya melakukan pertumjukan digedung - gedung pertunjukan, namun juga di kereta api, pasar tradisional dan tepi jalan. Tema yang diangkat pun sesuai dengan kehidupan sehari hari yang dikemas secara imajinatif.Rumusan masalah penelitihan adalah bagaimana latar belakang terbentuknya Papermoon Puppet Teater, dan bagaimana bentuk pertunjukan pada cerita ?Secangkir Kopi dari Playa?.Penelitian ini melakukan pendekatan metode kualitatif. Objek penelitihan ini adalah bentuk pertunjukan pepper moon puppet teater dalam cerita ?secangkir kopi dari playa? pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi, serta menggunakan teknis analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitihan ini menunjukkan bahwa format teater boneka berdasarkan real story mampu membawa penonton dari berbagai kalangan, baik anak anak maupun orang tua untuk turut serta hadir dalam berbagai pertunjukan.Kata kunci : latar belakang, bentuk pertunjukan.