., Rafli Armandani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR RISIKO LAMA PEMAKAIAN DAN UMUR PENGUNAAN KONTRASEPSI ORAL TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PERMUNAS II PONTIANAK ., Rafli Armandani
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.602 KB)

Abstract

LATAR BELAKANG: Penggunaan kontrasepsi oral diketahui dapat menimbulkan efek samping. Efek samping yang kerap kali terjadi pada akseptor pil KB salah satunya ialah kenaikan gula darah. TUJUAN: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan usia, berat badan, lama pemakaian dan jenis kontrasepsi terhadap peningkatan kadar gula darah pada akseptor kontrasepsi oral di Puskesmas Perumnas II Pontianak. METODE: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional) bersifat analitik. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik consecutive sampling. Metode pengambilan data yaitu dengan mencatat data berat badan, tinggi badan, lama pemakaian, usia akseptor pada rekam medik akseptor periode januari 2018-Maret 2019 dan mengambil data gula darah secara langsung dengan akseptor. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Microsoft excel dan Chi-square. HASIL: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 20% akseptor pil KB yang berumur ? 40 tahun berisiko mengalami kejadian diabetes melitus. Akseptor yang menggunakan pil KB >1 tahun memiliki risiko kejadian diabetes melitus sebanyak 60%. KESIMPULAN: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara umur dan lama pemakaian terhadap peningkatan kadar gula darah pada akseptor kontrasepsi oral di Puskesmas Perumnas II Pontianak.
ANALISIS FAKTOR RISIKO LAMA PEMAKAIAN DAN UMUR PENGUNAAN KONTRASEPSI ORAL TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PERMUNAS II PONTIANAK ., Rafli Armandani
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.946 KB)

Abstract

LATAR BELAKANG: Penggunaan kontrasepsi oral diketahui dapatmenimbulkan efek samping. Efek samping yang kerap kali terjadi padaakseptor pil KB salah satunya ialah kenaikan gula darah. TUJUAN: Tujuanpenelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan usia, berat badan, lamapemakaian dan jenis kontrasepsi terhadap peningkatan kadar gula darahpada akseptor kontrasepsi oral di Puskesmas Perumnas II Pontianak.METODE: Penelitian ini merupakan penelitian observasional denganrancangan penelitian potong lintang (cross sectional) bersifat analitik. Teknikpengambilan sampel yaitu dengan teknik consecutive sampling. Metodepengambilan data yaitu dengan mencatat data berat badan, tinggi badan, lamapemakaian, usia akseptor pada rekam medik akseptor periode januari 2018Maret2019danmengambildataguladarahsecaralangsungdenganakseptor.Analisisdata dilakukan dengan menggunakan Microsoft excel dan Chisquare.HASIL: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 20% akseptor pilKB yang berumur ≥ 40 tahun berisiko mengalami kejadian diabetes melitus.Akseptor yang menggunakan pil KB >1 tahun memiliki risiko kejadiandiabetes melitus sebanyak 60%. KESIMPULAN: Tidak terdapat hubunganyang bermakna antara umur dan lama pemakaian terhadap peningkatan kadargula darah pada akseptor kontrasepsi oral di Puskesmas Perumnas IIPontianak.Kata Kunci: Kontrasepsi pil KB, lama pemakaian, umur, diabetes melitus