Yudiana, Fetria Eka
Unknown Affiliation

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : MUQTASID

DIMENSI WAKTU DALAM ANALISIS TIME VALUE OF MONEY DAN ECONOMIC VALUE OF TIME Yudiana, Fetria Eka
Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 4, No 1 (2013): MUQTASID: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/muqtasid.v4i1.131-143

Abstract

The development of the Islamic finance theory today has become a hot issuediscussed, such as polemic of the concept of time value of money. This concept cored that money today is more valuable than the same amount of money in the future, so that the grounding or assumptions used by this theory is al ghunmu bila ghurmin (get results regardless of risk) and al kharaj bila dhaman (get results without issuing a charge), and it’s contrary to the principles of Islam. Then The positive time preference concept was replaced with the concept of economic value of time, this concept cored that time has economic value, not money has a time value
Manajemen Risiko dalam Prinsip Pembiayaan Mudarabah: Kajian Kontekstual Islam terhadap Risiko Yudiana, Fetria Eka
Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 1, No 2 (2010): MUQTASID: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/muqtasid.v1i2.227-244

Abstract

Risk management is one tool that can be used by companies to minimize the level of losses that are likely to occur or experienced by the company. Mudarabah is one form of cooperation in the field of finance which is based on the belief that financial trusts and investment trusts, moral hazard is one factor the risk faced by banking when they are confronted with a customer in the contract. The asymmetry of information provides opportunities for moral hazard and the occurrence of defaults that have a direct impact thelikelihood of losses for the company.
Memahami Teks dan Konteks al-Qur’an tentang Komunikasi Bisnis Yudiana, Fetria Eka
Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 6, No 1 (2015): MUQTASID: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/muqtasid.v6i1.1-24

Abstract

The purpose of this article is to construct the principles of businesscommunication which is based the Qur ’an. The author uses deductiveapproach to analyze this topic. The steps are: (1) looking for some verseswhich are relevant, (2) analyzing the text, (3) analyzing the present context,and (4) making some conclusions. Specifically, the Qur’an is not talkingabout the problem of business communication but there are some versesthat are explaining the principles of communication as qaulan balighan,qaulan maisuran, qaulan kariman, qaulan ma’rufan, qaulan layyinan, qaulansaddidan, and qaul al-Zur.Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkonstruksi prinsip-prinsipkomunikasi bisnis berdasarkan al-Qur ’an sehingga dapat disimpulkanbeberapa prinsip yang menjadi landasan dalam melakukan komunikasi bisnis.Analisis yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan menggunakan pendekatan deduktif analisis tematik, dengan sistematika sebagai berikut penulis mencari beberapa ayat yang secara teks relevan, kemudian dianalisis secara teks dan konteks ayat, analisis konteks kekinian dan analisis praksis serta simpulan. Al-Qur’an secara spesifik tidak membicarakan masalah komunikasi bisnis, namun, jika diteliti (ada) banyak ayat yang memberikan gambaran umum prinsip-prinsip komunikasi. Dalam hal ini, penulis akan merujuk kepada tema-tema khusus yang diasumsikan sebagai penjelasan dari prinsip-prinsip komunikasi tersebut. Antara lain, term qaulan balighan, qaulan maisuran, qaulan kariman, qaulan ma’rufan, qaulan layyinan, qaulan sadidan, juga termasuk qaul al-zur, dan lain-lain. Berdasarkan analisis praksis yang sudah dilakukan maka prinsip-prinsip komunikasi bisnis yang dapat diturunkan dari ayat-ayat al Quran adalah sebagai berikut: conciseness, completeness, concreteness, clarity, consideration, courtesy, correctness.
Modifikasi Branchless Banking Pada Perbankan Syariah di Indonesia Berdasarkan Kearifan Lokal Yudiana, Fetria Eka
Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9, No 1 (2018): MUQTASID: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/muqtasid.v9i1.14-28

Abstract

AbstractSharia banking is a business institution that reflects the existence of sharia economy which is closely related to social life of the community. The purpose of this research is to develop a branchless banking model, by analyzing and designing models based on related literature studies. By using qualitative analysis based on theory and literature study, it can be concluded that the development of branchless banking model in Indonesia especially in sharia banking is more appropriate if it combines technology and local wisdom aspect as it is more suitable with character of cultural diversity, religion and geographical position of Indonesia. Local culture understood by sharia banking can be an advantage in developing branchless banking. Thus sharia banking must have the ability to cooperate with local economic units. The design of branchless banking model is integrated, workable and prudent banking sharia, so as to reach more people, especially unbanked people, in accordance with the basic principles of sharia banking in Indonesia. Integrated and in accordance with international standards will be able to increase market share of sharia banking in Indonesia.AbstrakPerbankan syariah adalah institusi bisnis yang mencerminkan eksistensi ekonomi syariah sangat terkait dengan kehidupan sosial masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah model branchless banking,dengan menganalisis dan mendesain model berdasarkan studi literatur terkait. Dengan menggunakan analisis kualitatif  berdasarkan teori dan studi literatur dapat disimpulkan bahwa pengembangan modelbranchless banking di Indonesia terutama pada perbankan syariah lebih tepat jika memadukan teknologi dan aspek kearifan lokal karena lebih sesuai dengan karakter keragaman budaya, agama dan letak geografis Indonesia. Budaya lokal yang dipahami oleh perbankan syariah dapat menjadi keuntungan dalam mengembangkan branchless banking. Sehingga Perbankan syariah harus memiliki kemampuan untuk bekerjasama dengan unit ekonomi lokal. Desain model branchless bankingpada perbankan syariah yang terintegrasi, workable dan prudent, sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat terutama unbanked people, sesuai dengan prinsip dasar perbankan syariah di Indonesia, terintegrasi dan sesuai dengan international standard akan dapat meningkatkan market share perbankan syariah di IndonesiaÂ