ARFIYANSYAH, SINTONG
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUAN MANUSIA MELALUI PENDAPATAN DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI INDONESIA ARFIYANSYAH, SINTONG
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tolak ukur dalam pembangunan ekonomi adalah melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM tidak hanya melihat aspek ekonomi melalui pertumbuhan ekonomi (PDRB), tetapi juga melihat manusia dalam aspek sosial yaitu pendidikan dan kesehatan. Ironisnya, meskipun pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup tinggi tetapi peringkat IPM Indonesia masih rendah. Untuk itu dibutuhkan peran pemerintah dalam meningkatkan pembangunan ekonomi di Indonesia.Peran tersebut adalah melalui kebijakan pengeluaran pemerintah yang dapat dibedakan menjadi berbagai fungsi diantaranya adalah ekonomi, kesehatan dan pendidikan.  Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah di ketiga fungsi tersebut terhadap IPM melalui PDRB di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2010-2015 dan mengambil obyek penelitian di lima belas provinsi dengan kategori IPM tinggi, sedang dan rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis jalur. Hasil penelitian ini menyatakan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengeluaran fungsi ekonomi, pendidikan dan kesehatan terhadap IPM. Ketiga fungsi tersebut mempengaruhi IPM dengan jalur yang berbeda di mana fungsi ekonomi dan pendidikan berpengaruh melalui variabel PDRB, serta fungsi kesehatan mempengaruhi secara langsung tanpa melalui PDRB. Provinsi dengan IPM rendah berdasarkan penelitian sangat tergantung terhadap pengeluaran fungsi kesehatan meskipunpengeluaran fungsi tersebut bukan prioritas bagi provinsi tersebut.Kata Kunci: IPM, Pengeluaran Pemerintah, Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan.
Impact of Fiscal Balance Fund Transfer Policies on Economic Growth Convergence in Indonesia Arfiyansyah, Sintong; Budi Santoso, Dwi; Pangestuty, Farah Wulandari
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol. 10 No. 2 (2025): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijak
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33105/itrev.v10i2.1009

Abstract

Research Originality — This research aims to analyze how fiscal balance transfers impact the acceleration of economic growth convergence in the country. Convergence means that more regions can enjoy economic growth.  Research Objectives — The research used secondary data from 2015 to 2022 and focused on 34 provinces in Indonesia. Research  Methods — This study employs a quantitative research design, with a convergence analysis framework based on panel data regression. The empirical model uses both absolute and conditional convergence methodologies to investigate the relationship between regional income levels and fiscal transfer policies. The analysis is based on secondary data from 34 Indonesian provinces between 2015 and 2022. The main explanatory variables are the per capita realizations of General Allocation Funds (DAU), Special Allocation Funds (DAK), and Revenue Sharing Funds (DBH). The fixed effects estimator is used to correct for unobserved heterogeneity, and the Hausman test is performed to assess the validity of the model definition Implications — The central government needs to exercise vigilance in respect of the allocation of balance funds because DAK has not been able to contribute to the economic growth in Indonesia. Regional governments also need to exercise vigilance and have strong controls in using balance funds. Better planning of balance funds, which are purpose grants, needs to be facilitated through efficient spending planning and synchronized with national priorities, ensuring that balance funds can be properly absorbed by regional governments and have an impact on economic development in each region.
ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUAN MANUSIA MELALUI PENDAPATAN DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI INDONESIA ARFIYANSYAH, SINTONG
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 6 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tolak ukur dalam pembangunan ekonomi adalah melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM tidak hanya melihat aspek ekonomi melalui pertumbuhan ekonomi (PDRB), tetapi juga melihat manusia dalam aspek sosial yaitu pendidikan dan kesehatan. Ironisnya, meskipun pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup tinggi tetapi peringkat IPM Indonesia masih rendah. Untuk itu dibutuhkan peran pemerintah dalam meningkatkan pembangunan ekonomi di Indonesia.Peran tersebut adalah melalui kebijakan pengeluaran pemerintah yang dapat dibedakan menjadi berbagai fungsi diantaranya adalah ekonomi, kesehatan dan pendidikan.  Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah di ketiga fungsi tersebut terhadap IPM melalui PDRB di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2010-2015 dan mengambil obyek penelitian di lima belas provinsi dengan kategori IPM tinggi, sedang dan rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis jalur. Hasil penelitian ini menyatakan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengeluaran fungsi ekonomi, pendidikan dan kesehatan terhadap IPM. Ketiga fungsi tersebut mempengaruhi IPM dengan jalur yang berbeda di mana fungsi ekonomi dan pendidikan berpengaruh melalui variabel PDRB, serta fungsi kesehatan mempengaruhi secara langsung tanpa melalui PDRB. Provinsi dengan IPM rendah berdasarkan penelitian sangat tergantung terhadap pengeluaran fungsi kesehatan meskipunpengeluaran fungsi tersebut bukan prioritas bagi provinsi tersebut.Kata Kunci: IPM, Pengeluaran Pemerintah, Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan.