SE, Rizkiana Fauziah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KEMISKINAN, DISPARITAS PENDAPATAN, PENDIDIKAN DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP JUMLAH KRIMINALITAS PROPERTI DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2013-2017 SE, Rizkiana Fauziah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kriminalitas properti adalah kriminalitas yang menjadikan barang orang lain sebagai objek kejahatan dengan tujuan untuk meningkatkan utilitas pelaku. Tindak kriminalitas sering dikaitkan dengan permasalahan ekonomi berupa kemiskinan, disparitas pendapatan, rendahnya tingkat pendidikan serta pengangguran. Berdasarkan data jumlah kriminalitas yang dilaporkan Polda Jawa Timur merupakan Polda dengan kriminalitas tertinggi nomor 3 setelah Polda Metrojaya dan Polda Sumatera Utara dimana 29.3% dari total kriminalitas adalah kriminalitas properti yang berupa pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan dan pencurian berat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemiskinan, disparitas pendapatan, pendidikan dan tingkat pengangguran terbuka terhadap jumlah kriminalitas properti di Provinsi Jawa Timur pada Tahun 2013-2017. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur serta Laporan Statistik Keamanan dan Politik. Hasil dari penelitian ini adalah variabel kemiskinan berpengaruh signifikan positif terhadap tingkat kriminalitas properti, variabel disparitas pendapatan yang diukur dengan gini rasio tidak berpengaruh signifikan, variabel pendidikan yang diukur dengan rata-rata lama sekolah berpengaruh signifikan negatif dan variabel tingkat pengangguran terbuka berpengaruh signifikan positif terhadap tingkat kriminalitas properti. Kata kunci: Kriminalitas properti, Kemiskinan, Disparitas pendapatan, Pendidikan dan Tingkat pengangguran terbuka