SE, Sasongko
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DETERMINASI PERAN DAN FORMULASI KEBIJAKAN TRIPLE HELIX DALAM PENGEMBANGAN KOTA KREATIF DI KAWASAN MALANG RAYA Sugiono, Dwi Ardy; SE, Sasongko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan  Malang  Raya  yang  terdiri  dari  Kota  Malang,  Kabupaten  Malang,  dan  Kota  Batu memiliki potensi ekonomi daerah pada sektor pariwisata, pertanian, dan pertambangan. Potensi ini dapat  dioptimalkan  sebagai  sarana  peningkatan  daya  saing  daerah  yang  berkelanjutan,  salah satunya melalui konsep kota kreatif. Kota kreatif adalah konsep perkotaan yang bertujuan untuk mengakumulasi sumber daya kreatif dengan menghubungkan potensi ekonomi kreatif dan pariwisata melalui kolaborasi Triple Helix yang terdiri dari Pemerintah Daerah, pelaku/pengusaha industri kreatif, dan akademisi perguruan tinggi agar mampu meningkatkan kreativitas, sehingga melahirkan kreasi dan invoasi yang bermuara pada daya saing dan pengembangan kewirausahaan daerah. Dengan pertimbangan potensi industri kreatif yang berkembang di Kawasan Malang Raya, maka dipilih industri kuliner keripik buah dan industri animasi sebagai objek studi penelitian. Sasaran penelitian ini terfokus pada determinasi peran dan output berupa kebijakan bagi Triple Helix. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan alat analisis berupa SWOT, analisis akar masalah, analisis evaluasi, analytical hierarchy process (AHP), dan analisis model interaktif untuk menelusuri peran Triple Helix. Hasil penelitian menunjukkan, peran untuk pelaku usaha adalah: (i) meningkatkan nilai tambah produk primer menjadi produk sekunder; (ii) meningkatkan pendapatan daerah; (iii) memperluas lapangan pekerjaan; (iv) menyediakan wisata edukasi; (v) penyedia souvenir; dan (vi) memperkuat brand image Kawasan Malang Raya. Namun peran ini tidak dapat optimal disebabkan berbagai macam kelemahan seperti: (i) desain kelembagaan formal dan informal; (ii) ketenagakerjaan; (iii) teknologi produksi; (iv) tata kelola (manajemen) usaha; (v) akses pasar; dan (vi) infrastruktur. Kelemahan ini yang membutuhkan dorongan dari pihak pemerintah dan akademisi. Peran yang dapat dijalankan pemerintah terangkum dalam lima kriteria yang melalui studi Analytical Hierarchy Process (AHP), dapat diurutkan kebijakan prioritas sebagai berikut: (i) integrasi dan promosi; (ii) sosial budaya; (iii) teknologi dan ketenagakerjaan; (iv)  regulasi;  dan (v)  ekonomi.  Namun  dalam  eksekusinya,  pemerintah  seringkali  mengalami keterbatasan, sehingga membutuhkan peran dari akademisi perguruan tinggi yang terdiri dari: (i) pengembangan pendidikan kewirausahaan; (ii) pembinaan melalui pendampingan dan jasa konsultasi; (iii) rekayasa teknologi tepat guna; (iv) pelatihan manajemen usaha (produksi, pemasaran, dan keuangan); (v) menerapkan standarisasi produk; dan (vi) meningkatkan research and development (RnD)   Kata kunci: Kota Kreatif, Industri Kreatif, Triple Helix, Peran dan Kebijakan  
ANALISIS DETERMINAN HARGA PROPERTI RESIDENSIAL DI INDONESIA Rahmawati, Okky; SE, Sasongko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main purpose of this study is to analyze the determinants of housing prices in Indonesia. This study examines the dynamic causal relationships between house prices and their six determinants, such  as-  demand for  housing loans,  interest rates  (BI  rate),  GDP,  inflation, prices  of  building materials (IHPB construction), and wages. Used model vector error correction (VECM), the variance decomposition concluded that the price of materials mainly explains the variability in housing prices. In the short term the determinants has no effect, while in the long term the determinants could influence the movement of housing prices which is reflected through the Residential Property price index (IHPR).   Keywords:  Residential Property Prices Index, Mortgages Credit, BI rate, Gross Domestic Bruto, Inflation, Construction Index,Wages, VECM
HUBUNGAN KETERKAITAN TINGKAT KONSUMSI, INVESTASI, PENGELUARAN PEMERINTAH DAN NET EKSPOR TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN Affandi, Farah Rizky Fauzia; SE, Sasongko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini   bertujuan   untuk   mengetahui  hubungan  keterkaitan  antara   tingkat  konsumsi,  investasi, pengeluaran Pemerintah dan net ekspor terhadap IHSG. Teknik analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM) dengan periode penelitian tahun 1996 Kuartal Pertama hingga tahun 2014 Kuartal Kedua. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan variabel kontrol, yakni inflasi dan kurs.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa konsumsi hanya memiliki hubungan keterkaitan dengan IHSG dalam jangka pendek, investasi memiliki hubungan keterkaitan dengan IHSG dalam jangka pendek dan panjang, pengeluaran Pemerintah memilki hubungan keterkaitan dengan IHSG dalam jangka panjang dan net ekspor memiliki hubungan keterkaitan dengan IHSG dalam jangka pendek dan panjang.   Kata kunci: IHSG, Konsumsi, Investasi, Pengeluaran Pemerintah, Net Ekspor
ANALISIS PENGARUH HARGA JUAL SUSU TERHADAP TINGKAT PRODUKSI DAN KEMAMPUAN PEMBIAYAAN PAKAN TERNAK PADA USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH (Studi Kasus Peternak Sapi Perah di Lingkungan KAN Jabung) Nugraha, Dimas Sigi; SE, Sasongko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to: determine how Cooperative Agro Commerce (KAN) Jabung improve the welfare of members, determine the influence of the selling price of milk to the level of production of farmers, and determine the influence of the selling price of milk and dairy cattle ownership to the financing ability of animal feed owned by ranchers .. method used is quantitative research after the data are estimated using the OLS method. The dependent variable in this study is the level of production and financing ability fodder. While the independent variable selling price of milk and dairy cattle ownership. Results showed a significant effect on the selling price of milk at the production level, so that when an increase in the selling price of milk, offers a response to rise. And the selling price of milk and dairy cattle ownership significantly affect the ability to finance fodder. Keywords: Dairy Cattle Breeders,Cooperative, Fresh Milk Price, IPS.