Kasnawati, Indira
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Corporate Bankruptcy Prediction Models (Study in Property and Real Estate Companies Listed on Indonesia Stock Exchange) Kasnawati, Indira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memprediksi terjadinya kebangkrutanperusahaan dengan menggunakan model Altman Z-Score modifikasi, Springate S-Score,dan Zmijewski X-Score pada perusahaan Properti dan real estate yang terdaftar di BursaEfek Indonesia (BEI) periode 2015-2017. Altman Z-Score modifikasi merupakan salahsatu model untuk mendeteksi terjadinya financial distress dan kebangkrutan padaperusahaan dengan menggunakan empat rasio keuangan diantaranya working capital tototal assets, retained earnings to total assets, earnings before interest and tax to total assets dan book value of equity to book value of liabilities. Selanjutnya Springate menggunakanempat rasio diantaranya working capital to total assets, earnings before interest and tax tototal assets, earning after tax to current liabilities dan sales to total assets. SedangkanZmijewski X-Score menggunakan tiga rasio keuangan yaitu return on assets, debt ratiodan current ratio. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatankuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berupa laporan keuanganperusahaan. Perusahaan property dan real estate yang ada pada penelitiaan ini adalah 25perusahaan yang memenuhi kriteria dari penelitian ini. Sampel yang diperoleh di penelitianini menggunakan teknik sampel jenuh karena sample yang ada digunakan semua. Hasilprediksi menurut altman modifikasi pada periode 2015-2017 mengatakan bahwakebanyakan dari perusahaan berada pada zona aman atau keuangan yang sehat. Sementaraberdasarkan Springate kebanyakan perusahaan mengalami financial distress. Berbedadengan metode Zmijewski yang mana hasilnya mengatakan bahwa kebanyakan perusahaandikatakan dalam kondisi yang sehat. Penyebab perbedaan ini dikarenakan perbedaan dariratio pengukur, kriteria dari setiap model yang berbeda dan formula yang berbeda juga.Berdasarkan rangkuman dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa dua dari tiga modelmengatakan bahwa perusahaan mengalami financial distress atau financial difficulties.Kata kunci: Kebangkrutan, Financial Distress, Altman Z-score Modifikasi, Springate,Zmijewski.
Corporate Bankruptcy Prediction Models (Study in Property and Real Estate Companies Listed on Indonesia Stock Exchange) Kasnawati, Indira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memprediksi terjadinya kebangkrutanperusahaan dengan menggunakan model Altman Z-Score modifikasi, Springate S-Score,dan Zmijewski X-Score pada perusahaan Properti dan real estate yang terdaftar di BursaEfek Indonesia (BEI) periode 2015-2017. Altman Z-Score modifikasi merupakan salahsatu model untuk mendeteksi terjadinya financial distress dan kebangkrutan padaperusahaan dengan menggunakan empat rasio keuangan diantaranya working capital tototal assets, retained earnings to total assets, earnings before interest and tax to total assets dan book value of equity to book value of liabilities. Selanjutnya Springate menggunakanempat rasio diantaranya working capital to total assets, earnings before interest and tax tototal assets, earning after tax to current liabilities dan sales to total assets. SedangkanZmijewski X-Score menggunakan tiga rasio keuangan yaitu return on assets, debt ratiodan current ratio. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatankuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berupa laporan keuanganperusahaan. Perusahaan property dan real estate yang ada pada penelitiaan ini adalah 25perusahaan yang memenuhi kriteria dari penelitian ini. Sampel yang diperoleh di penelitianini menggunakan teknik sampel jenuh karena sample yang ada digunakan semua. Hasilprediksi menurut altman modifikasi pada periode 2015-2017 mengatakan bahwakebanyakan dari perusahaan berada pada zona aman atau keuangan yang sehat. Sementaraberdasarkan Springate kebanyakan perusahaan mengalami financial distress. Berbedadengan metode Zmijewski yang mana hasilnya mengatakan bahwa kebanyakan perusahaandikatakan dalam kondisi yang sehat. Penyebab perbedaan ini dikarenakan perbedaan dariratio pengukur, kriteria dari setiap model yang berbeda dan formula yang berbeda juga.Berdasarkan rangkuman dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa dua dari tiga modelmengatakan bahwa perusahaan mengalami financial distress atau financial difficulties.Kata kunci: Kebangkrutan, Financial Distress, Altman Z-score Modifikasi, Springate,Zmijewski.