Salah satu tujuan pembangunan nasional adalah meningkatkan kinerja perekonomian agar mampu menciptakan lapangan kerja dan menata kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat yang pada gilirannya akan mewujudkan kesejahteraan penduduk Indonesia. Salah satu sasa ran pembangunan nasional adalah menurunkan tingkat kemiskinan. Kemiskinan merupakan salah satu penyakit dalam ekonomi, sehingga harus disembuhkan atau paling tidak dikurangi. Permasalahan kemiskinan  merupakan  permasalahan yang  kompleks  dan  bersifat multidimensional. Dibutuhkan kebijakan pemerintah yang stategis dan komprehensif sehingga dapat mengatasi masalah kemiskinan. Oleh karenanya studi ini  bertujuan untuk  mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, pendidikan, dan tingkat pengangguran terhadap tingkat  kemiskinan di  Kabupaten/Kota di  Jawa  Timur.  Alat  analisis yang  digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel yang mencakup 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur selama kurun waktu enam tahun dengan bantuan program SPSS 17.0. Data yang diperoleh berasal dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat kemiskinan adalah pertumbuhan ekonomi, upah minimu, pendidikan, sedangkan tingkat pengangguran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan.Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Pendidikan, Tingkat Pengangguran, dan Tingkat Kemiskinan.