Sektor pertanian memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakatIndonesia bahkan dunia. Namun, hingga saat ini masih banyak ditemui petani diIndonesia yang hidupnya dibawah standard layak atau masih miskin. Hal inidisebabkan salah satunya oleh rendahnya harga jual produk pertanian karenapanjangnya rantai pemasaran. Keadaan ini disikapi oleh petani di Desa BulukertoKecamatan Bumiaji Kota Batu dengan memanfaatkan media sosial sebagaisarana memasarkan produk pertanian dengan menggunakan media sosial.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat penggunaan media sosialbagi petani di Desa Bulukerto. Penelitian ini merupakan sebuah penelitiandeskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data yang digunakanadalah data primer dan sekunder. Data dianalisis dengan melakukan uji validitasdan reliabilitas secara kualitatif menggunakan triangulasi data. Landasan teoriyang digunakan pemasaran sosial media, saluran pemasaran, e-commerce.Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa sosialmedia bermanfaat bagi petani di Desa Bulukerto. Beberapa manfaat antara lainyaitu, dengan menggunakan media sosial ini petani di Desa Bulukerto dapatmemotong rantai pemasaran yang ada. Petani di Desa Bulukerto tidak lagimenjual produknya melalui tengkulak namun bisa langsung kepada konsumenakhir. Selain itu, dengan sosial media ini harga yang didapat petani juga lebihtinggi yang awalnya hanya Rp. 5.000, kini menjadi Rp. 20.000.Kata Kunci: Manfaat, Petani, Media Sosial, Rantai Pemasaran