Bertambahnya jumlah pengguna vaporizer di Indonesia terjadi setelah diadakannya kampanye Indonesia Support Vaping. Vaporizer menjadi populer di kalangan anak-anak muda karena devicenya yang trendi dan bisa menghasilkan uap yang banyak.Perilakupenggunaan vaporizer merupakan perilaku yang tidak muncul dengan sendirinya, terdapat serangkaian proses yang dapat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Faktor yang mampu mempengaruhi perilaku seseorang dalam menentukan perilaku adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari pengetahuan, sikap, motivasi persepsi, dan gaya hidup. Sedangkan faktor eksternal mampu dipengaruhi dari kelompok referensi, media, dan lain-lain. Dari sekian banyak pengguna vaporizer di Kota Malang terdapat komunitas yang tertua yaitu Malang Vapers Community.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup dan kelompok referensi terhadap keputusan pembelian yang mana studi penelitian ini dilakukan pada Malang Vapers Community. Jenis penelitian ini adalah explanatory research yang menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Sampel penelitian ini adalah 84 respondenyang merupakan jumlah anggota Malang Vapers Communitydengan menggunakan teknikprobability.Alat uji yang digunakan untuk menguji instrumen penelitian ini berupa uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Selanjutnya uji hipotesis dilakukan menggunakan uji t. Sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel gaya hidup tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian vapor, sedangkan untuk kelompok referensi memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian vapor. Kata Kunci : Gaya Hidup,Kelompok Referensi, Keputusan Pembelian, Vapor, Malang Vapers Community