Pergerakan nilai tukar berpengaruh luas terhadap berbagai aspek perkonomian. Nilai tukar merupakan salah satu indikator penting yang memiliki peranan strategis dalam suatuperekonomian. Sebagai negara yang menganut perekonomian terbuka dengan kurs mengambang (floating exchange rate), kurs mata uang diserahkan pada kekuatan permintaandan penawaran valuta asing. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Dimana faktor yangmempengaruhi meliputi Investasi Langsung (Direct Investment), Investasi Portofolio (Portofolio Investment), Trade Balance, Jumlah Uang Beredar (M1) terhadap nilai tukarrupiah, ringgit, dan dolar Singapura terhadap dolar Amerika. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder runtun waktu kuartalan periode 2008-2015. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa investasi portofolio berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap nilai tukar rupiah, ringgit dan dolar Singapura. Dalam jangka panjang variabel yangberpengaruh secara signifikan yaitu trade balance dan investasi langsung terhadap nilai tukar rupiah, ringgit, dan dolar Singapura, sedangakan jumlah uang beredar hanya berpengaruh positif terhadap nilai tukar Singapura. Model analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi analisis Vector Error Correction Model (VECM). Model VECM dipilih dalam penelitian diharapkan dapat menjelaskan perilaku variabel penelitian jangka pendek maupun jangka panjang, dan besaran kontribusi variabel.  Kata kunci : nilai tukar, Investasi langsung, investasi portofolio, trade balance, jumlah uangberedar.